Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo secara aktif menyelenggarakan program pembinaan kepribadian yang unik dan penting. Program ini berfokus pada penyelenggaraan jenazah bagi anak binaan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 8 hingga 10 Oktober 2025, ini bertujuan untuk membekali anak-anak dengan keterampilan vital. Mereka diajarkan tata cara mengurus jenazah sesuai syariat Islam, sebuah bekal yang diharapkan bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat.
Plh Kepala LPKA Kelas II Gorontalo, Deddy H Abdul, menegaskan bahwa pelatihan penyelenggaraan jenazah ini merupakan bagian dari ajaran Islam yang penting. Pihak LPKA juga bersinergi dengan Kementerian Agama Kota Gorontalo dan DPD Wadah Islamiah Gorontalo untuk memastikan kualitas pembinaan.
Advertisement
Advertisement
Membekali Keterampilan Fardhu Kifayah
Pelatihan penyelenggaraan jenazah ini dirancang khusus untuk membentuk keterampilan anak binaan dalam mengurus jenazah. Deddy H Abdul menyatakan, "Dalam ajaran Islam ada bidang untuk dapat melakukan penyelenggaraan jenazah." Program ini fokus pada anak binaan yang beragama Islam, agar mereka dapat menerapkan ilmu ini ketika bebas nanti.
Ketua panitia kegiatan, Ninu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penyelenggaraan keagamaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak dalam melaksanakan fardhu kifayah, khususnya dalam tata cara mengurus jenazah sesuai syariat Islam.
Rangkaian kegiatan dalam program penyelenggaraan jenazah ini meliputi pembukaan, pemberian materi dasar tentang penyelenggaraan jenazah, tata cara memandikan, tata cara mengkafani, dan tata cara shalat jenazah. Seluruh materi disampaikan dengan bimbingan dari pihak Kementerian Agama dan Wadah Islamiah.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Pemahaman dan Tanggung Jawab Sosial
Pembinaan kepribadian melalui pelatihan penyelenggaraan jenazah ini diikuti oleh 20 peserta anak binaan. Ninu mengungkapkan bahwa tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan, melatih keterampilan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian di antara mereka.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat karakter religius dan keimanan anak binaan. Penanaman nilai-nilai moral dan kemanusiaan menjadi fokus penting dalam setiap sesi pelatihan yang diberikan.
Melalui penguasaan fardhu kifayah ini, anak binaan tidak hanya mendapatkan ilmu agama. Mereka juga dibekali dengan keterampilan hidup yang esensial, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian mereka di kemudian hari.
Advertisement
Advertisement
Harapan untuk Masa Depan Anak Binaan
Penyelenggaraan program pelatihan jenazah ini membawa harapan besar bagi masa depan anak binaan. Ninu berharap bahwa melalui pembinaan kepribadian ini, anak binaan dapat memperoleh pengetahuan praktis yang sangat berguna.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran spiritual. Anak-anak diajak untuk merenungkan nilai kehidupan dan kematian, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ajaran agama.
Dengan bekal pengetahuan dan kesadaran spiritual ini, LPKA Gorontalo berharap anak binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik. Mereka diharapkan mampu menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli, serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah masa pembinaan mereka berakhir.
Advertisement
Sumber: AntaraNews