Kerabat melakukan shalat jenazah Nuruddin dan Ahmad Rijalul Haq, korban runtuhnya bangunan musala Pesantren Al Khoziny , saat serah terima jenazah kepada keluarga di RS Polri di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Minggu (05/10/2025) malam. (AP/ Trisnadi)
Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya telah menerima 45 kantong jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, hingga Minggu (5/10/2025). Dari total tersebut, sepuluh jenazah telah berhasil diidentifikasi. Lima korban diidentifikasi di RS Sidoarjo, sementara lima lainnya teridentifikasi di RS Bhayangkara Surabaya.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur juga mengonfirmasi Minggu (05/10/2025) malam berhasil mengidentifikasi dua jenazah terbaru melalui proses forensik menyeluruh. Tim mencocokkan data post mortem (PM) dengan ante mortem (AM) memastikan identitas korban.
Proses identifikasi dilakukan di RS Bhayangkara Polda Jatim Surabaya dan masih terus berlanjut, seiring upaya pencarian serta evakuasi korban lainnya di lokasi reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny.
Kerabat melakukan shalat jenazah Nuruddin dan Ahmad Rijalul Haq, korban runtuhnya bangunan musala Pesantren Al Khoziny , saat serah terima jenazah kepada keluarga di RS Polri di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Minggu (05/10/2025) malam. AP/ Trisnadi
Masyarakat dan keluarga melakukan shaat jenasah seorang santri yang tewas dalam keruntuhan bangunan musala Pesantren Al Khoziny, di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Kerabat melakukan shalat jenazah Nuruddin dan Ahmad Rijalul Haq, korban runtuhnya bangunan musala Pesantren Al Khoziny , saat serah terima jenazah kepada keluarga di RS Polri di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Minggu (05/10/2025) malam. AP/ Trisnadi
Masyarakat dan keluarga melakukan shaat jenasah seorang santri yang tewas dalam keruntuhan bangunan musala Pesantren Al Khoziny, di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Kerabat melakukan shalat jenazah Nuruddin dan Ahmad Rijalul Haq, korban runtuhnya bangunan musala Pesantren Al Khoziny , saat serah terima jenazah kepada keluarga di RS Polri di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Minggu (05/10/2025) malam. AP/ Trisnadi
Masyarakat dan keluarga melakukan shaat jenasah seorang santri yang tewas dalam keruntuhan bangunan musala Pesantren Al Khoziny, di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Masyarakat dan keluarga melakukan shaat jenasah seorang santri yang tewas dalam keruntuhan bangunan musala Pesantren Al Khoziny, di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto