Cepat Tanggap! Dinsos Barito Selatan Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Ablasi Sungai Barito, 3 KK Terdampak

Dinas Sosial Barito Selatan sigap menyalurkan **bantuan korban ablasi Sungai Barito** di Buntok. Tiga keluarga terdampak longsor bantaran sungai, bagaimana kelanjutan penanganannya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cepat Tanggap! Dinsos Barito Selatan Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Ablasi Sungai Barito, 3 KK Terdampak
Dinas Sosial Barito Selatan sigap menyalurkan **bantuan korban ablasi Sungai Barito** di Buntok. Tiga keluarga terdampak longsor bantaran sungai, bagaimana kelanjutan penanganannya? (Merdeka.com)

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban tanah longsor. Peristiwa nahas ini terjadi akibat ablasi bantaran Sungai Barito di Jalan Karau, Gang Swarga, Kelurahan Buntok Kota, pada Kamis (25/9) sore.

Bantuan darurat ini diserahkan pada Sabtu (27/9) untuk meringankan beban tiga kepala keluarga yang rumahnya terdampak parah. Mereka adalah Antiung, Indra Yanto, dan Ela Yanto, dengan total sembilan jiwa yang kini harus menghadapi kerusakan hunian mereka.

Langkah cepat Dinsos Barito Selatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan respons tanggap bencana. Bantuan ini diharapkan dapat segera memenuhi kebutuhan mendesak para korban yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan signifikan.

Respons Cepat Dinsos Barito Selatan Pasca-Bencana

Kepala Dinsos Barito Selatan, Harmito, menjelaskan bahwa pihaknya segera menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi adanya musibah tersebut. Pemantauan intensif dilakukan sejak Kamis (25/9) sore hingga malam untuk memastikan skala dampak dan kebutuhan mendesak para korban.

"Peristiwa longsor tanah akibat ablasi yang terjadi pada Kamis (25/9) sore itu menimpa rumah yang dihuni tiga kepala keluarga," kata Harmito di Buntok, Sabtu. Setelah melakukan asesmen, bantuan logistik pun langsung disalurkan pada hari Sabtu.

Bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, kopi, mi instan, sarden, serta selimut dan kebutuhan dasar lainnya. Harmito menegaskan bahwa "Bantuan itu sifatnya darurat untuk meringankan beban para korban yang rumahnya terdampak ablasi bantaran Sungai Barito."

Selain bantuan logistik, Dinsos Barito Selatan juga memberikan arahan kepada warga terdampak. Mereka disarankan untuk segera mengajukan bantuan individu sesuai dengan prosedur yang berlaku, sebagai langkah pemulihan jangka menengah.

Dampak Ablasi dan Langkah Mitigasi Jangka Panjang

Musibah ini tercatat telah berdampak pada sembilan jiwa dari tiga kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan. Kondisi ini menyoroti kerentanan wilayah bantaran Sungai Barito terhadap fenomena ablasi atau pengikisan tanah oleh aliran air.

Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga memastikan perhatian berkelanjutan bagi warga terdampak. Aspek kesehatan, psikologis, dan sosial para korban akan terus dipantau dan didukung.

"Kami berharap para keluarga yang terkena musibah selalu diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menghadapi cobaan ini," tutur Harmito. Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan rawan bencana.

Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Warga diminta untuk segera melaporkan jika ada tanda-tanda kerentanan di lingkungan sekitar, agar dapat diantisipasi sejak dini dan mencegah kejadian serupa. "Dengan adanya bantuan cepat tanggap dari Dinas Sosial Barito Selatan, diharapkan beban para korban dapat sedikit berkurang sembari menunggu upaya pemulihan lebih lanjut dari pemerintah kabupaten maupun pihak terkait lainnya," kata Harmito.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi