Fakta Unik Sekolah Rakyat Kotim: Khusus Anak Miskin & Fokus Karakter, Kesiapan Optimal Menanti Kemensos

Bupati Kotim, Halikinnor, memastikan kesiapan optimal Sekolah Rakyat yang akan menjadi perintis pendidikan karakter bagi anak-anak kurang mampu, tinggal menunggu lampu hijau Kemensos.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Sekolah Rakyat Kotim: Khusus Anak Miskin & Fokus Karakter, Kesiapan Optimal Menanti Kemensos
Bupati Kotim, Halikinnor, memastikan kesiapan optimal Sekolah Rakyat yang akan menjadi perintis pendidikan karakter bagi anak-anak kurang mampu, tinggal menunggu lampu hijau Kemensos. (Merdeka.com)

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, baru-baru ini memastikan bahwa persiapan Sekolah Rakyat di wilayahnya telah mencapai tahap optimal. Peninjauan dilakukan di lokasi sementara, yakni eks asrama haji di Kompleks Islamic Center Sampit. Kesiapan ini tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memulai operasional sepenuhnya.

Sekolah Rakyat ini, yang sementara disebut Sekolah Perintis, berlokasi strategis di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 3, Sampit. Halikinnor menyatakan bahwa fasilitas yang ada sudah sangat representatif untuk kegiatan belajar mengajar. Ini termasuk ruang masak, ruang makan, serta tempat tinggal bagi guru dan murid.

Program ini menjadi angin segar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kotim, karena Sekolah Rakyat akan fokus pada pembentukan karakter. Dengan fasilitas yang memadai, sekolah ini diharapkan dapat memberikan pendidikan berkualitas. Kotim merasa bersyukur menjadi salah satu daerah yang dipercaya melaksanakan program penting ini pada tahap awal.

Fasilitas Unggul dan Tujuan Mulia Sekolah Rakyat

Bupati Halikinnor menegaskan bahwa meskipun menggunakan gedung sementara, kondisi Sekolah Rakyat ini sudah sangat memadai. Ia bahkan menyebutnya lebih istimewa dibandingkan sekolah formal pada umumnya. “Kemarin saya mendampingi tim dari Kemensos meninjau Sekolah Rakyat dan saya melihat itu sudah optimal, artinya sangat representatif untuk kegiatan belajar mengajar, begitu pula untuk ruang masak, ruang makan, tempat tinggal guru maupun murid dan lainnya sudah siap,” ujarnya.

Keunggulan utama dari Sekolah Rakyat ini terletak pada fokusnya yang mendalam terhadap pembentukan karakter. Halikinnor menjelaskan, “Terlebih, Sekolah Rakyat ini dikhususkan bagi anak dari keluarga miskin, sehingga sekolah ini lebih menonjolkan pada pembentukan karakter.” Program ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan pendidikan yang layak bagi mereka yang membutuhkan.

Fasilitas yang tersedia mencakup ruang belajar yang nyaman, area memasak, ruang makan, serta akomodasi bagi para guru dan siswa. Semua ini dirancang untuk mendukung lingkungan belajar yang kondusif. Dengan demikian, para peserta didik di Sekolah Rakyat dapat fokus pada pengembangan diri dan akademik tanpa terkendala fasilitas.

Tahap Awal dan Harapan Pengembangan Jenjang Pendidikan

Pada tahap awal implementasi program ini, Sekolah Rakyat di Kotim akan menerima peserta didik untuk dua jenjang pendidikan. Jenjang tersebut meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Masing-masing jenjang akan menampung kuota sebanyak 50 orang siswa.

Bupati Halikinnor menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kotim. “Makanya, kita sangat bersyukur sekali karena Kotim ditunjuk dan dipercayakan melaksanakan program Sekolah Rakyat pada tahap pertama ini dan gedung yang ada saat ini sifatnya hanya sementara, insyaallah tahun depan itu akan dibangun gedung yang lebih representatif,” kata Halikinnor. Pembangunan gedung baru oleh pemerintah pusat diharapkan dapat memperluas kapasitas dan fasilitas.

Ke depan, setelah gedung baru Sekolah Rakyat rampung dibangun, terdapat harapan besar untuk membuka jenjang pendidikan tingkat SMP. Penambahan jenjang ini akan sangat mendukung program wajib belajar 12 tahun di Kotim. Dengan demikian, akses pendidikan yang komprehensif dapat dinikmati oleh lebih banyak anak-anak di daerah tersebut.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan, dan Kepala Sekolah Rakyat Kotim, jadwal peresmian telah ditetapkan. Peresmian Sekolah Rakyat ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 30 September 2025. Tanggal ini menandai langkah konkret Kotim dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang kurang beruntung.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi