Wow! Penyaluran Beras Polda Sulut Tembus 1,2 Juta Kg, Melebihi Target Nasional dan Peringkat 3 Se-Indonesia

Polda Sulut sukses menyalurkan lebih dari 1,2 juta kilogram beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah, melampaui target nasional dan menduduki peringkat ketiga se-Indonesia. Bagaimana dampaknya bagi masyarakat?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wow! Penyaluran Beras Polda Sulut Tembus 1,2 Juta Kg, Melebihi Target Nasional dan Peringkat 3 Se-Indonesia
Polda Sulut sukses menyalurkan lebih dari 1,2 juta kilogram beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah, melampaui target nasional dan menduduki peringkat ketiga se-Indonesia. Bagaimana dampaknya bagi masyarakat? (Merdeka.com)

Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) telah mencatat keberhasilan luar biasa dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan bersama Bulog. Sejak tanggal 8 Agustus hingga 17 September 2025, Polda Sulut berhasil mendistribusikan sebanyak 1.274.460 kilogram beras kepada masyarakat. Capaian ini secara signifikan melampaui target penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang telah ditetapkan.

Program GPM ini bertujuan utama untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Selain itu, inisiatif ini juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Sulawesi Utara. Langkah strategis ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pengendalian inflasi, khususnya pada sektor pangan yang sangat krusial bagi kesejahteraan warga.

Keberhasilan ini menempatkan Polda Sulut dalam jajaran 10 polda terbaik se-Indonesia dalam penyaluran beras SPHP, bahkan menduduki peringkat ketiga nasional. Dengan besaran penyaluran mencapai 120 persen dari target, Polda Sulut menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, mengonfirmasi data impresif ini di Manado.

Capaian Gemilang Melebihi Target Nasional

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Polda Sulut bersama jajaran polres/polresta telah menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi. Satgas Gerakan Pangan Murah Mabes Polri sebelumnya menargetkan penyaluran beras SPHP untuk Polda Sulut dan jajarannya sebesar 1.121.579,90 kilogram. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa jumlah yang berhasil disalurkan jauh lebih besar.

Hingga 17 September 2025, total penyaluran beras SPHP melalui GPM telah mencapai 1.274.460 kilogram. Angka ini tidak hanya memenuhi target, tetapi juga melebihi target yang ditentukan oleh Mabes Polri. Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti kerja keras dan koordinasi yang baik antara semua pihak terkait dalam upaya stabilisasi harga pangan.

Dengan capaian distribusi beras SPHP yang mencapai 120 persen, Polda Sulut berhasil masuk dalam daftar 10 polda teratas di seluruh Indonesia. Lebih spesifik lagi, mereka menduduki peringkat ketiga secara nasional dalam hal besaran penyaluran. Prestasi ini menunjukkan efektivitas pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah di wilayah Sulawesi Utara.

Dampak Positif Gerakan Pangan Murah bagi Masyarakat

Kehadiran Gerakan Pangan Murah memiliki dampak langsung yang signifikan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Program ini secara konkret membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap kenaikan harga bahan pokok. Penyaluran beras dengan harga stabil memberikan jaminan ketersediaan pangan yang terjangkau.

Selain meringankan beban individu, GPM juga berperan krusial dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar lokal. Dengan intervensi melalui penyaluran beras SPHP, fluktuasi harga dapat diminimalisir, sehingga mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali. Hal ini menciptakan lingkungan pasar yang lebih stabil dan prediktif bagi konsumen.

Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan ini merupakan bagian integral dari strategi yang lebih luas untuk mengendalikan inflasi. Inflasi, khususnya pada sektor pangan, dapat memiliki efek domino yang merugikan perekonomian secara keseluruhan. Oleh karena itu, inisiatif seperti Gerakan Pangan Murah menjadi sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan kesehatan ekonomi regional.

Komitmen Berkelanjutan Polda Sulut untuk Ketahanan Pangan

Meskipun telah mencapai dan bahkan melebihi target penyaluran beras SPHP yang ditetapkan, Polda Sulut menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Komitmen ini menunjukkan bahwa program tersebut bukan hanya respons sementara, melainkan upaya jangka panjang untuk memastikan ketahanan pangan. Keberlanjutan program ini menjadi prioritas utama.

Penyaluran beras SPHP yang berkelanjutan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sulawesi Utara. Dengan terus menjaga ketersediaan beras dengan harga yang terjangkau, Polda Sulut berupaya menciptakan lingkungan yang lebih stabil bagi warga. Ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kepolisian dalam mendukung kesejahteraan publik.

Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menekankan pentingnya program ini dalam menghadapi tantangan ekonomi. "Meskipun telah mencapai bahkan melebihi target penyaluran beras SPHP, Gerakan Pangan Murah di Polda Sulut dan jajaran terus dilaksanakan secara berkelanjutan," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi dedikasi Polda Sulut untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kepentingan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi