Tragis! Korsleting AC Diduga Picu Kebakaran Ruko Kimia Jakarta Utara, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Sebuah kebakaran ruko kimia Jakarta Utara di kawasan Kelapa Gading menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah, diduga akibat korsleting listrik. Simak detail penanganan insiden ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tragis! Korsleting AC Diduga Picu Kebakaran Ruko Kimia Jakarta Utara, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Sebuah kebakaran ruko kimia Jakarta Utara di kawasan Kelapa Gading menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah, diduga akibat korsleting listrik. Simak detail penanganan insiden ini! (Merdeka.com)

Sebuah ruko yang berfungsi sebagai kantor pemasok bahan kimia di kawasan Ruko Bukit Gading Indah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dilalap si jago merah pada Minggu (14/9). Insiden ini menyebabkan kerugian material yang signifikan, namun beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Menurut Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, kebakaran ini diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sumber api diperkirakan dari pendingin ruangan portabel yang berada di dalam bangunan tersebut.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan. Petugas segera dikerahkan untuk memadamkan api dan mengamankan lokasi kejadian.

Kronologi dan Penanganan Cepat Petugas

Petugas Gulkarmat Jakarta Utara menerima laporan mengenai insiden kebakaran ruko kimia Jakarta Utara ini pada pukul 15.04 WIB. Tanpa membuang waktu, tim segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.

Proses pemadaman api dimulai pada pukul 15.13 WIB, melibatkan pengerahan sumber daya yang besar. Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan total 50 personel dan 10 unit mobil pemadam kebakaran.

Berkat kesigapan dan kerja keras petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.13 WIB. "Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan pukul 16.13 WIB, setelah satu jam penanganan," ujar Gatot Sulaeman.

Dugaan Penyebab dan Dampak Material

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik. "Kebakaran itu diduga terjadi akibat korsleting listrik dari pendingin ruangan portabel yang berada di dalam bangunan tersebut," kata Gatot.

Objek yang terbakar merupakan ruko dengan luas total sekitar 24 meter persegi, yang diketahui sebagai kantor pusat pemasok, distributor, dan importir bahan kimia. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Total kerugian diperkirakan Rp82.720.000, dan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini," tambah Gatot. Meskipun kerugian finansial cukup besar, tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik di tengah musibah ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi