Rayu Pelajar Lewat Live TikTok, Sosok Wanita Cantik Ini Jadi Tersangka Kerusuhan

Kanit 2 Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Gilang Prasetya menyebut, FL, membuat siaran langsung hingga menebus 10 juta penonton.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Rayu Pelajar Lewat Live TikTok, Sosok Wanita Cantik Ini Jadi Tersangka Kerusuhan
Rayu Pelajar Lewat Live TikTok, Sosok Wanita Cantik Ini Jadi Tersangka Kerusuhan (Ady Anugrahadi)

Sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penghasutan yang berujung kerusuhan di kawasan DPR/MPR.

Salah satu tersangka adalah FL, admin akun TikTok @fighaaaaa, yang diduga memicu mobilisasi ribuan pelajar ke jalan melalui siaran langsung di platform tersebut.

Kanit 2 Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Gilang Prasetya menyebut, FL, membuat siaran langsung hingga menebus 10 juta penonton.

"Sehingga itu yang mengakibatkan datangnya anak-anak. Kenapa? Karena akun TikTok, lebih didominasi oleh anak-anak," kata dia saat konferensi pers, Selasa (2/9) malam.

Tak cuma itu, akun lain di Instagram juga turut menyebar flyer digital ajakan turun aksi sejak 25 Agustus. Gilang mengungkap salah satunya akun instagram @gejayanmemanggil yang dikelolah oleh Syahdan Husein. Terbukti, meski sudah diamankan 337 orang dan dipulangkan, sebagian anak-anak itu kembali lagi pada 28 Agustus karena terhasut postingan baru.

"Kenapa? karena dari hasil pemeriksaan kami anak-anak yang diamankan di tanggal 25 kembali datang di tanggal 28," ucap dia.

Tak berhenti di situ, ada juga akun-akun medsos lain yang memberikan semangat dengan narasi provokatif. Mereka meyakinkan para pelajar ini aman di lapangan, bahkan dilindungi bila melawan polisi.

Menurut polisi, jaringan ini bergerak sistematis. Ada akun yang fokus menyebar ajakan, ada yang bikin flyer, ada pula yang jadi tim pendukung.

"Makanya akan bersama-sama bersama akun ini untuk bisa melawan petugas sebagaimana caption yang sudah dikolaborasi. Kalau kita lihat bahwa kolaborasi ini antara kolaborasi-kolaborasi ini itu saling terkait antara akun yang satu dengan akun yang lain," ujar dia.

Enam orang kini resmi ditetapkan tersangka. Pertama, Delpedro Marhaen selaku Direktur Lokataru. Kedua, Mujaffar Salim (MS), selaku staf Lokataru, admin akun instagram @blokpolitikpelajar.

Ketiga, Syahdan Husein (SH), admin akun instagram @gejayanmemanggil. Keempat, KA, admin akun instagram @AliansiMahasiswaPenggugat. Lalu, FL, admin akun TikTok @fighaaaaa. Terakhir RAP, admin akun IG @RAP. Ia malah bikin tutorial bom Molotov dan mengkoordinir kurir di lapangan.

Dalam kasus ini, Polisi menjeratnya dengan pasal Pasal 160 KUHP, Pasal 45A ayat 3 junto Pasal 28 ayat 3 UU ITE, dan Pasal 76H junto Pasal 15 junto Pasal 87 UU Perlindungan Anak.

Rekomendasi