Fakta Unik: PCNU Kabupaten Bogor Solid Dukung Forkopimda Jaga Kondusivitas Wilayah dari Gejolak Demonstrasi

PCNU Kabupaten Bogor tegaskan dukungan penuh kepada Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah, bahkan di tengah maraknya demonstrasi. Temukan strategi efektifnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: PCNU Kabupaten Bogor Solid Dukung Forkopimda Jaga Kondusivitas Wilayah dari Gejolak Demonstrasi
PCNU Kabupaten Bogor tegaskan dukungan penuh kepada Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah, bahkan di tengah maraknya demonstrasi. Temukan strategi efektifnya! (Merdeka.com)

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor secara tegas menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor. Dukungan ini bertujuan utama untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah di tengah gelombang demonstrasi yang marak terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Abdul Somad atau Gus Dul, secara langsung menyampaikan apresiasinya atas upaya antisipatif yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri. Menurut Gus Dul, edukasi yang diberikan kepada masyarakat terbukti efektif, sehingga Kabupaten Bogor tetap aman dan terhindar dari unjuk rasa besar seperti di daerah lain.

Inisiatif ini tidak hanya sebatas dukungan lisan, namun juga diwujudkan dalam bentuk solidaritas nyata. PCNU Kabupaten Bogor bersama Forkopimda bahkan berencana menggelar shalat ghaib untuk mendoakan korban demonstrasi, menunjukkan komitmen mereka terhadap ketenangan sosial.

Strategi Efektif PCNU dan Forkopimda Jaga Kondusivitas

Gus Dul, Ketua PCNU Kabupaten Bogor, menegaskan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri telah membuahkan hasil signifikan. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat dinilai sangat efektif dalam membangun pemahaman kolektif. Hal ini berdampak positif pada terciptanya situasi yang kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Ia juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kedamaian dalam menyampaikan aspirasi. Gus Dul menekankan pentingnya menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan atau gangguan ketertiban umum. Menyampaikan pendapat adalah hak, namun harus dilakukan secara damai dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian, PCNU Kabupaten Bogor bersama Forkopimda akan melaksanakan shalat ghaib. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Aula Tegar Beriman pada Senin malam. Shalat ghaib tersebut didedikasikan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

Arahan Resmi PBNU untuk Seluruh Jajaran Nahdlatul Ulama

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga telah mengeluarkan arahan resmi bernomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 tertanggal 30 Agustus 2025. Arahan ini ditandatangani oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen Drs H Saifullah Yusuf. Instruksi ini menjadi pedoman bagi seluruh jajaran NU di Indonesia.

Dalam instruksi tersebut, PBNU secara tegas menekankan pentingnya meneguhkan kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia. Terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata komitmen kebangsaan Nahdlatul Ulama. Hal ini mencerminkan sikap NU yang selalu mendukung stabilitas pemerintahan demi kemajuan bangsa.

PBNU juga menginstruksikan seluruh jajaran PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk menjalin komunikasi intensif. Komunikasi ini harus dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat setempat. Tujuannya adalah untuk meredakan potensi masalah dan membangun situasi yang kondusif di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, PBNU mengingatkan kader dan warga NU agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan kegaduhan. Mereka diminta untuk menghindari segala bentuk tindakan pengrusakan dan memperbanyak istighatsah. Permohonan perlindungan kepada Allah SWT diharapkan dapat menjaga bangsa Indonesia agar selalu dalam lindungan-Nya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi