Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, siap mengukir sejarah baru di ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025. Ia bertekad menyingkirkan bayangan kekalahan pahit dari Olimpiade Paris tahun lalu.
Ginting akan menghadapi wakil tuan rumah, Toma Junior Popov, pada babak pertama turnamen bergengsi tersebut. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Adidas Arena, Paris, Prancis, antara 25-31 Agustus mendatang.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi Anthony Sinisuka Ginting karena Popov adalah lawan yang mengakhiri perjalanannya di fase penyisihan Olimpiade Paris. Ginting ingin membalas kekalahan tersebut dengan fokus penuh pada pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Strategi Anthony Sinisuka Ginting Hadapi Bayangan Masa Lalu
Anthony Sinisuka Ginting mengakui adanya pikiran tentang hasil buruk di Olimpiade lalu, namun ia memilih untuk tidak terlalu terpaku pada hal tersebut. Ginting menegaskan fokus utamanya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan mendatang.
Pemain berusia 27 tahun ini memahami bahwa Toma Junior Popov merupakan lawan yang selalu memberikan perlawanan sengit di setiap pertemuan. Oleh karena itu, persiapan matang menjadi kunci utama bagi Ginting untuk meraih kemenangan.
Ginting memandang turnamen ini sebagai kesempatan baru untuk menunjukkan performa terbaiknya. Ia menekankan pentingnya fokus pada diri sendiri dan strategi permainan yang akan diterapkan di lapangan.
Advertisement
Dalam rekor pertemuan sepanjang karier, Anthony Sinisuka Ginting unggul tipis 2-1 atas Popov. Pertemuan terakhir mereka di Hong Kong Open 2024 berhasil dimenangkan Ginting dengan skor 21-9, 12-21, 21-10, menjadi modal positif.
Advertisement
Kiprah Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Selain Anthony Sinisuka Ginting, sektor tunggal putra Indonesia juga diperkuat oleh Jonatan Christie yang akan berhadapan dengan Matthias Kicklitz dari Jerman. Ada pula Alwi Farhan yang siap melawan Nguyen Hai Dang dari Vietnam.
Di sektor tunggal putri, harapan Indonesia tertumpu pada Gregoria Mariska Tunjung yang akan memulai perjuangannya melawan Petra Maiznerova dari Republik Ceko. Jika melaju, Gregoria berpotensi bertemu Sim Yu Jin atau juara bertahan An Se-young.
Putri Kusuma Wardani juga akan tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2025, menghadapi Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong di babak pertama. Jika berhasil melewati hadangan ini, Putri berkesempatan menantang unggulan keenam, Tomoka Miyazaki, di babak 16 besar.
Advertisement
Enam wakil ganda Indonesia mendapatkan keuntungan bye di babak pertama Kejuaraan Dunia BWF 2025. Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di ganda putra.
Sementara itu, pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga langsung lolos ke babak kedua. Namun, ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari harus langsung berjuang melawan Ming Che Lu/Hung En-Tzu dari Taiwan.
Sumber: AntaraNews
Advertisement