Suasana karnaval peringatan HUT ke-80 RI di Monumen Nasional (Monas), Minggu (17/8), malam berlangsung meriah. Kegiatan itu semakin semarak dengan kehadiran penyandang disabilitas yang ikut berbaur bersama masyarakat dalam suasana Pesta Rakyat.
Lisna dan La Juma, adalah salah satu di antaranya. Mereka berasal dari panti binaan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) milik Kemensos yang berlokasi di Cibinong.
Keduanya tampil percaya diri dan penuh semangat melambaikan tangan kepada masyarakat yang memenuhi area Monas tempat dimulainya karnaval.
Kemensos meyakini, hadirnya mereka menjadi pesan kuat bahwa perayaan kemerdekaan adalah milik semua anak bangsa tanpa kecuali.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, saat kendaraan karnaval Kemensos melintas di depan panggung kehormatan, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak memberikan apresiasi.
"Presiden tersenyum dan berdiri melambaikan tangan saat parade mobil hias Kemensos melaju di depan panggung utama," tutur dia.
Selain itu, mobil karnaval Kemensos juga dimeriahkan Marching band binaan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi ini membawakan lagu-lagu nasional seperti Hari Merdeka dan Berkibarlah Benderaku.
Salah satu personel marching band Ilham (23), merupakan penyandang disabilitas netra asal Baubau, Sulawesi Tenggara, dengan suara penuh haru, mengungkapkan rasa bangganya bisa tampil dalam upacara HUT ke-80 RI di Kemensos.
"Senang sekali, bangga bisa hadir di sini untuk mengiringi upacara. Karena bagi saya, kemerdekaan itu berarti kebebasan, termasuk bagi penyandang disabilitas, agar hak-hak kami bisa semakin dipenuhi. Alhamdulillah saya diberi kesempatan mengaktualisasikan diri di sini," ujar Ilham.