TNI Bongkar Alasan Letjen Novi Helmy Kembali Berdinas Usai Tak Lagi Jabat Dirut Bulog

Kristomei juga menyampaikan bahwa jabatan Direktur Bulog tidak termasuk dalam 14 posisi yang diperbolehkan untuk diisi oleh perwira TNI aktif.

Muhammad Ali
Oleh Muhammad Ali - Reporter
TNI Bongkar Alasan Letjen Novi Helmy Kembali Berdinas Usai Tak Lagi Jabat Dirut Bulog
Aster Panglima TNI Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya (Istimewa) (© 2025 Liputan6.com)

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, memberikan penjelasan mengenai keputusan pihaknya untuk menerima kembali Letjen TNI Novi Helmy Prasetya ke dalam tubuh TNI.

Sebelumnya, Novi Helmy menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Bulog, dan penunjukannya ke posisi tersebut merupakan permintaan dari pihak BUMN.

Kristomei juga menyampaikan bahwa jabatan Direktur Bulog tidak termasuk dalam 14 posisi yang diperbolehkan untuk diisi oleh perwira TNI aktif, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025. Akibatnya, Novi Helmy harus mengundurkan diri dari TNI, dan Panglima memutuskan untuk menempatkannya sebagai Staf Khusus TNI, setelah sebelumnya menjabat sebagai Danjen Akademi TNI.

Keputusan untuk 'non job' Novi Helmy diambil sebagai langkah persiapan menjelang pengunduran dirinya dari keanggotaan TNI. Namun, sebelum proses pengunduran dirinya selesai, Novi Helmy menyatakan keinginannya untuk kembali mengabdi di TNI.

"Dalam proses tersebut, Letjen TNI Novi Helmy memutuskan untuk tetap melanjutkan pengabdiannya di lingkungan TNI," ujar Kristomei dikutip dari Antara.

Panglima Kirim Surat ke Menteri BUMN

Panglima TNI mengirim surat kepada Menteri BUMN pada tanggal 5 Juni 2025 untuk meminta izin menarik Novi Helmy Prasetya dari tugas di Perum Bulog.

"Sebagai respons, Kementerian BUMN memberikan persetujuan resmi melalui surat Nomor SR-75/DSI.MBU/07/2025 tanggal 30 Juni 2025, yang menyetujui pengakhiran penugasan Letjen TNI Novi Helmy Prasetya dan pengembalian yang bersangkutan ke institusi TNI," ungkap Kristomei.

Kristomei menjelaskan bahwa ada beberapa pertimbangan yang mendorong Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk menerima kembali Novi Helmy dalam tubuh TNI. "Letjen Novi Helmy telah memilih untuk tetap berdinas menjadi prajurit TNI, dikaitkan juga dengan kebutuhan organisasi dan pembinaan personel sehingga TNI menerima kembali Letjen TNI Novi Helmy Prasetya yang memutuskan tetap melanjutkan pengabdiannya di lingkungan TNI," jelas Kristomei.

Dia juga menekankan bahwa kehadiran Novi Helmy di TNI akan memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan program-program strategis yang berkaitan dengan pertahanan nasional.

Dengan kembalinya Letjen Novi Helmy, TNI diharapkan dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di bidang keamanan negara.

Rekomendasi