Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Gubernur Dedi Mulyadi saling bercanda saat peresmian pembukaan penerbangan maskapai Susi Air untuk rute penerbangan domestik Bandung-Yogyakarta dan sebaliknya, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada Rabu (2/7).
Farhan membuka obrolan dengan kelakar tentang piknik ke Yogya.
"Sekarang sudah ada pesawat ke Yogja dari Bandung, bisa piknik ke Yogya. Kalau piknik saya enggak perlu izin kan pak? Pikniknya sama bapak,” canda Farhan kepada Dedi.
Menyambut candaan itu, Dedi mengajukan persyaratan. Dedi meminta agar persoalan Bandung terlebih dahulu diselesaikan. Termasuk urusan penataan dan penanganan kawasan Cihampelas, Kota Bandung.
"Jangan dulu piknik, Bandung rapikan dulu. Pak Wali kota harus berani rapikan Cihampelas. Karena kalau lewat jalan Cihampelas, jalannya kecil, bau pesing," kata Dedi sembari tertawa.
Dedi menanyakan target penyelesaian penataan Cihampelas. Farhan memastikan penataan kawasan Cihampelas tengah berjalan.
"Sekarang sedang dibereskan sedang proses administrasi dan lainnya," kata Farhan.
"Tapi berani kan?," tantang Dedi.
“Beranilah,” jawab Farhan.
Advertisement
Momen Susi Terharu
Pesawat baling-baling dari Yogya yang ditunggu-tunggu pun tiba di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 14.15 WIB. Kedatangannya pun lantas disambut, termasuk oleh Susi Pudjiastuti, Dedi Mulyadi dan Farhan.
Pada momen selanjutnya, tampak eks Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Jokowi itu mengungkapkan rasa harunya.
“Saya sedikit tersedu karena terharu. Pertama kali dalam sejarah, baru kali ini disambut gubernur, wali kota, pesawat disiram seperti pesawat besar,” ucap dia di depan pesawat yang baru mendarat itu.
Susi bilang, maskapainya mampu melayani hampir 150 penerbangan dalam sehari, pada tahun lalu. Ia berharap akan adanya antusiasme positif dan tinggi
dari masyarakat dengan resmi dibukanya penerbangan Susi Air dari Bandara Husein Sastranegara, dengan rute Bandung-Yogyakarta.
“Mudah-mudahan saya tetap diberi sehat, terus mengabdi pada negeri. Kita merintis mulai dari yang kecil, semoga yang besar nanti datang ke Husein Sastranegara,” ujarnya.
Diketahui penerbangan maskapai Susi Air Bandung-Yogyakarta ada pada setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Penerbangan dilakukan tiap pukul 12.00 WIB dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, kemudian pukul 14.00 WIB dari Bandara Husein Sastranegara ke sana. Tiket untuk penerbangan ini dibanderol seharga Rp1.750.000.
Susi menargetkan maskapainya bisa melayani minimal 8 penumpang per penerbangan. Sehingga, rute ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan.
Dia pun ingin melihat progresnya dalam kurun satu tahun, untuk mengetagui respons masyarakat terhadap layanan ini.
"Kalau nanti bagus kita bisa tambah setiap hari, satu hari dua kali pun tidak masalah tapi tentu harus ada yang isi, kalau terlalu banyak rugi. Jita kasih waktu 1 tahun, mudah-mudahan penumpangnya minimal 8 rata-rata per penerbangan," ujar Susi.