Di Depan Deretan Jenderal Asing, Prabowo Sindir Ratusan Tamu Tak Mau Pergi dari Indonesia

Mulanya, Prabowo meminta maaf dalam sambutannya harus menggunakan bahasa inggris. Sebab, banyak tamu-tamu negara sahabat yang hadir dalam acara tersebut.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Di Depan Deretan Jenderal Asing, Prabowo Sindir Ratusan Tamu Tak Mau Pergi dari Indonesia
Presiden Prabowo Subianto (merdeka)

Presiden Prabowo Subianto menyindir tamu yang sudah ratusan tahun tidak mau pergi dari Indonesia. Hal itu dia sampaikan, saat sambutan di acara Indodefence Exfo dan Forum, di JIExpo, Jakarta, Rabu (11/6).

Mulanya, Prabowo meminta maaf dalam sambutannya harus menggunakan bahasa inggris. Sebab, banyak tamu-tamu negara sahabat yang hadir dalam acara tersebut.

"Sodara-sodara sekalian karena banyak tamu-tamu saya minta izin menghormati tamu-tamu karena itu sifat bangsa Indonesia selalu menghormati tamu jadi karena banyak tamu saya bicara dalam bahasa inggris minta maaf," kata Prabowo.

Namun, karena terlalu menghormati tamu, Prabowo mengungkapkan ada tamu yang ratusan tahun tidak mau pergi dari Indonesia.

"Kita sangat menghormati sama tamu saking hormatnya ada tamu yang ratusan tahun enggak mau pergi dari Indonesia," sindir Prabowo sambil tersenyum.

Terpaksa, kata Prabowo, bangsa Indonesia harus bertempur. Akan tetapi, bertempur merupakan pilihan terakhir.

"Terpaksa kita harus bertempur. Tapi saya katakan saya tegaskan bagi kita perang itu adalah yang terakhir," tegasn

Tamu acara pembukaan Indodefence Exfo dan Forum, di JIExpo
Tamu acara pembukaan Indodefence Exfo dan Forum, di JIExpo merdeka

Bangsa Harus Siap Hadapi

Meski terpaksa, Prabowo menegaskan bangsa Indonesia siap menghadapi pertempuran. Ketimbang, harus dijajah kembali.

"Kita perang hanya kalau terpaksa tapi kalo terpaksa kita punya ajaran daripada nenek moyang kita lebih baik kita mati daripada dijajah kembali," ucap Prabowo.

Prabowo menekankan, bangsa Indonesia tidak mau disuruh-suruh oleh siapapun. Namun, siap untuk bekerja sama.

"Sodara-sodara sekalian kita tidak mau disuruh-suruh oleh siapapun, kita akan hormat semua negara, kita akan hormat mereka, kita akan kerja sama dengan mereka kita harus beri contoh kepada semuanya," imbuhnya.

Rekomendasi