Dokter Kandungan Cabul di Garut Sempat Ditonjok Suami Korban Sebelum Kasus Viral

Kasus ini terungkap setelah video dugaan pelecehan seksual MSF viral di media sosial.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Dokter Kandungan Cabul di Garut Sempat Ditonjok Suami Korban Sebelum Kasus Viral
lokasi klinik dokter cabul di garut (istimewa)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terus berkoordinasi mendalami kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter kandungan terhadap ibu hamil di Garut, Jawa Barat.

"Hasil koordinasi dengan Kadis PPPA Garut terkait kasus pelecehan seksual di klinik KH, korban akan dilakukan penjangkauan untuk kepentingan asesmen," kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Perempuan Korban Kekerasan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA, Ratna Oeni Cholifah, Rabu (16/4).

Ratna mengatakan, terduga pelaku berinisial MSF kini sudah tidak praktik lagi di Klinik KH, RS AQ, maupun di RSUD M.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kementerian PPPA pada 2024, terduga pelaku pernah mendapatkan kekerasan oleh suami korban karena marah istrinya dilecehkan. Namun kemudian kasusnya berakhir damai.

"Beberapa bulan lalu pada 2024, (terduga) pelaku pernah ditonjok sama suami pasien, namun berakhir damai. Saat ini, karena (jumlah) korban banyak, (kasus) diangkat kembali," kata Ratna, dikutip dari Antara.

Pelaku Ditangkap

Polisi mengaku menangkap pelaku MSF pada Selasa (15/4) kemarin. Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) ini ditangkap Garut.

Kasus ini terungkap setelah video dugaan pelecehan seksual MSF viral di media sosial. Polisi menyebut, peristiwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi 10 bulan yang lalu. 

Saat ini, pelaku diamankan di ruangan khusus untuk menjalani serangkaian penyelidikan.

STR Dibekukan

Di tengah bergulirnya kasus dugaan pelecehan seksual itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Konsil Kedokteran Indonesia (KIK) untuk membekukan sementara Surat Tanda Registrasi (STR) MSF. 

“Kemenkes sudah bersurat ke KKI untuk freeze (membekukan) sementara STR-nya sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Kemenkes, Widyawati kepada merdeka.com, Selasa (15/4). 

Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendesak agar izin praktik MSF dicabut secara permanen. Dia juga meminta agar gelar dokternya dicabut. 

Rekomendasi