Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan bangsa. Seruan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Jakarta dan berbagai daerah lainnya. Puan menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terpecah belah oleh situasi apapun yang terjadi.
Pesan penting ini disampaikan Puan saat melayat ke kediaman almarhum Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu. Affan adalah seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis polisi. Insiden tragis ini terjadi saat demonstrasi pada Kamis malam lalu yang sempat berujung ricuh.
Dalam kunjungannya, Puan juga mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan investigasi menyeluruh. Ia ingin memastikan penyelidikan kasus ini dilakukan secara transparan. Puan berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Advertisement
Advertisement
Puan Maharani secara tegas mengingatkan seluruh warga negara Indonesia akan vitalnya menjaga persatuan nasional. Kondisi sosial yang sempat memanas di beberapa wilayah menjadi perhatian utama. Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan tidak boleh mengorbankan keutuhan bangsa yang telah dibangun dengan susah payah.
Dalam pernyataannya, Puan menekankan bahwa semangat persatuan harus selalu dijunjung tinggi oleh setiap individu. Ini merupakan fondasi utama untuk menghadapi berbagai tantangan. Situasi yang terjadi belakangan ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menyikapi perbedaan.
Pesan untuk menjaga persatuan ini bukan hanya ditujukan kepada masyarakat umum. Puan juga berharap agar para pemimpin dan tokoh masyarakat dapat menjadi teladan. Mereka harus mampu meredam potensi konflik dan menyatukan kembali berbagai elemen bangsa yang sempat terpecah.
Advertisement
Advertisement
Kunjungan Puan Maharani ke kediaman almarhum Affan Kurniawan menunjukkan empati mendalam. Ia tiba didampingi oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah dan Gubernur Jakarta Pramono Anung. Puan langsung memeluk ibu almarhum Affan yang sedang berduka.
Dengan suara lembut, Puan menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga. Ia juga memberikan dukungan moral kepada ibu Affan agar tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan ini. Puan juga menyempatkan diri untuk menyapa adik almarhum Affan.
Tidak hanya itu, Puan Maharani juga memberikan bantuan konkret kepada keluarga. Ia berjanji akan memberikan bantuan pendidikan bagi adik almarhum Affan. Selain itu, Puan juga akan memberikan sepeda motor baru untuk ayah Affan, yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojek online, sebagai bentuk dukungan.
Advertisement
Advertisement
Menyikapi demonstrasi yang masih berlangsung, Puan Maharani mengimbau masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menahan diri. Ia meminta semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban umum. Hal ini penting untuk menghindari eskalasi konflik yang tidak diinginkan.
Puan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus diiringi dengan tanggung jawab. Masyarakat diminta untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai koridor hukum. Sementara itu, aparat juga diimbau untuk bertindak profesional dan proporsional dalam mengamankan aksi demonstrasi.
“Mari kita jaga bersama persatuan bangsa. Jangan biarkan negara kita terpecah belah atau dikorbankan,” ujar Puan. Ia menambahkan, “Kita semua adalah warga negara Indonesia, dan kita harus bekerja sama untuk bangsa kita. Mari bertindak dengan menahan diri dan melindungi Indonesia.”
Advertisement
Sumber: AntaraNews