2,1 Juta Pemudik Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa, Ada Kepadatan Imbas Pemudik Tunggu Penerapan One Way

Saat ini, one way telah diberlakukan mulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikatama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Nanda Perdana Putra
Oleh Nanda Perdana Putra - Reporter
2,1 Juta Pemudik Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa, Ada Kepadatan Imbas Pemudik Tunggu Penerapan One Way
2,1 Juta Pemudik Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa, Ada Kepadatan Imbas Pemudik Tunggu Penerapan One Way (Merdeka.com)

Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri mengatakan, arus lalu lintas di Tol Trans Jawa sempat mengalami kepadatan pada Kamis (27/3) kemarin. Hal ini terjadi karena banyak pemudik yang menunggu rekayasa one way diberlakukan.

"Jadi kami harap pemudik jangan sampai menunggu kapan one way dilakukan, kemarin terjadi karena apa, salah satu kepadatan karena mereka menunggu one way," kata Dofiri di gerbang Tol Cikatama, Jumat (28/3).

Saat ini, one way telah diberlakukan mulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikatama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Dia berharap, kebijakan ini bisa mengurai kepadatan para pemudik yang terjadi di puncak arus mudik yang terjadi hari ini.

"InsyaAllah nanti, ganjil genap sudah diberlakukan, contraflow sudah dilakukan, one way juga sudah dilakukan. Skema-skema seperti itu mudah-mudahan nanti akan memperlancar mudik kali ini," ujar Dofiri.

Di sisi lain, eks Irwasum Polri ini menjelaskan, saat ini sudah ada 1,2 juta pemudik yang telah bergerak ke kampung halamannya. Diprediksi, tahun ini ada sekitar 2,1 juta pemudik.

Dalam kesempatan itu, Dofiri juga melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter untuk melihat situasi volume arus lalu lintas yang mengarah ke KM 70.

Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) meninjau langsung kesiapan di lapangan dalam menyambut Perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Kamis (27/3). Menurut Deputi Bidkoor Kamtibmas, Brigjen Pol Asep Jenal Ahmadi Timur, pemerintah sudah menyiapkan semua yang terbaik bagi para pemudik.

"Hari ini kami meninjau dan mengecek salah satu Pos Pengamanan (Pospam) di Jawa Timur. Hal ini sesuai arahan Menko Polkam bahwa negara harus hadir dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif," ujar Asep di Pos Terpadu Dumpil Kabupaten Madiun, Jawa Timur, seperti dikutip dari siaran pers Jumat (28/3).

Kemenko Polhukam mengapresiasi sinergitas dan kolaborasi yang dipimpin oleh Bupati Madiun, Kapolres, dan Dandim Madiun.

Asep optimis, dengan kerja sama yang baik maka perayaan hari raya yang berdekatan dengan hari raya nyepi bisa berjalan kondusif

“Saya juga berterima kasih atas kerja sama yang luar biasa kepada seluruh stakeholder yang berlibat. Kami yakin perayaan Hari Raya Nyepi dan Lebaran Madiun dalam keadaan aman, nyaman dan terkendali,” ujar jenderal polisi bintang satu ini.

Sebagai informasi, selama meninjau arus mudik, Asep mengunjungi beberapa pelayanan fasilitas publik yaitu pos pemeriksaan kesehatan, tempat ibadah, dan ketersediaan toilet-toilet di pos.

Diketahui, kegiatan pemantauan situasi Kamtibmas dan kondisi lalu lintas ke Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu rangkaian kegiatan pemantauan arus mudik Idulfitri Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kemenko Polkam.

Rekomendasi