VIDEO: Panas Komisi VII! Banjir Interupsi Keramasi Bos RRI Bahas Nasib Karyawan Hingga Efisiensi

Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), I Hendrasmo memastikan, tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas dari efisiensi anggaran

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
VIDEO: Panas Komisi VII! Banjir Interupsi Keramasi Bos RRI Bahas Nasib Karyawan Hingga Efisiensi
ANTARA, lembaga berita negara, memastikan tidak terkena dampak efisiensi anggaran pemerintah dan akan tetap menerima dana PSO dari Kemenkeu, Komisi VII DPR RI berencana mengunjungi kantor ANTARA untuk meninjau kinerjanya. (© 2025 Antaranews)

Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), I Hendrasmo memastikan, tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas dari efisiensi anggaran yang diminta pemerintah. Hal ini disampaikan saat rapat bersama Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/2). Saat pemaparan, dia terkena banjir interupsi dari anggota dewan.

Sebelumnya, media sosial mulai dibanjiri konten karyawan sejumlah kementerian/lembaga pamit usai mengaku dirumahkan akibat efisiensi anggaran. Salah satunya datang dari seorang perempuan diduga penyiar RRI Ternate.

Curhatan terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini diunggah ke Instagram-nya, @aiinizzaa, yang profilnya kini diprivat.

Di klip, ia terdengar berkata, "Bapak (Prabowo), kita tahu bahwa efisiensi anggaran yang Bapak lakukan saat ini, yaitu untuk menunjang agar program-program Bapak bisa berjalan dengan baik, seperti makan gratis untuk anak-anak."

"Tapi sudahkah Bapak berpikir bahwa ketika pagi hari Bapak berhasil memberikan makanan gratis dan bergizi untuk anak-anak, setiap ketika mereka pulang ke rumah, mereka dapati orangtua mereka tidak bisa memberikan makan siang dan juga makan malam yang layak."

"Karena ternyata orangtua mereka harus di-PHK, harus dirumahkan, karena efisiensi yang telah Bapak lakukan. Lalu menurut Bapak, di mana letak yang Bapak bilang bahwa Bapak mencintai rakyat Bapak?" tandasnya.

Rekomendasi