:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337042/original/040715500_1783463436-101108.232-untitled-1.jpg)
Kapal selam Angkatan Laut Rusia B-588 Ufa bersiap untuk merapat di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (7/11/2024). Ini menjadi momen pertama kalinya kapal selam Rusia bersandar di perairan Indonesia. Foto: Juni Kriswanto/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337043/original/016822200_1783463437-101114.693-untitled-1.jpg)
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengikuti Latihan Bersama (Latma) Orruda 2024, latihan kombatan perdana yang digelar oleh TNI AL dan Angkatan Laut Rusia. Latihan tersebut berlangsung di Surabaya mulai 4-8 November 2024. Foto: Juni Kriswanto/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337044/original/042302300_1783463437-101117.800-untitled-1.jpg)
Sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara, Latma Orruda 2024 terdiri atas dua fase utama, yaitu fase pangkalan (harbour phase) pada 4-6 November, dan fase laut pada 7-8 November. Foto: Juni Kriswanto/AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337045/original/059723800_1783463437-101122.174-untitled-1.jpg)
Dalam latihan fase laut itu, yang merupakan tahapan puncak Latma Orruda 24, TNI AL mengerahkan dua kapal perangnya, KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Frans Kaisiepo-368, kemudian helikopter antikapal selam AS565 MBe Panther. Foto: Juni Kriswanto/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337046/original/003549000_1783463438-101124.257-untitled-1.jpg)
Sementara itu, Angkatan Laut Rusia mengerahkan dua korvetnya, RFS Gromky dan RFS Aldar Tsydenzhapov, satu fregat RFS Rezkiy, satu kapal medium tanker-nya RFS Pechenga, dan satu helikopter KA-27. Foto: Juni Kriswanto/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337047/original/026706400_1783463438-101126.676-untitled-1.jpg)
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, saat acara pembukaan Latma Orruda 24 di Surabaya, Senin (4/11), menjelaskan tujuan utama latihan bersama itu untuk meningkatkan kemampuan prajurit angkatan laut dua negara dalam operasi keamanan maritim (maritime security). Foto: Juni Kriswanto/AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337048/original/042742100_1783463438-101129.614-untitled-1.jpg)
“Keamanan maritim itu sangat penting dimana pun bagi negara mana pun di laut, dan kita mestinya bisa saling menjaga, menghormati setiap kedaulatan di wilayah masing-masing,“ kata Pangkoarmada RI. Foto: Juni Kriswanto/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337041/original/027920700_1783463436-101103.848-ikut-latihan-gabungan-kapal-selam-rusia-berlabuh-di-surabaya-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386813/original/061914100_1793372133-IMG-20261030-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386809/original/086599400_1793371157-IMG-20261030-WA0024_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386806/original/001947600_1793370610-IMG-20261030-WA0042.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386796/original/064503900_1793369702-WhatsApp_Image_2026-10-30_at_18.50.58.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386771/original/071659600_1793365668-1000801828.jpg)