Identifikasi Awal 6 Korban Pesawat SAM Air: Jenazah Terbakar, Ada Tubuh Tak Utuh

Proses identifikasi korban SAM Air bisa memakan waktu dua pekan.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Identifikasi Awal 6 Korban Pesawat SAM Air: Jenazah Terbakar, Ada Tubuh Tak Utuh
Pesawat SAM Air Ditemukan Hancur Terbakar di Hutan Yalimo Papua Pengunungan. ©2023 Merdeka.com/istimewa

Tim DVI Polda Papua mengirim sampel DNA dan gigi korban pesawat Sam Air PK-SMW jatuh Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, ke Puslabfor Mabes Polri. Sampel dari jasad korban berupa berupa gigi, DNA dan sidik jari.

Tim DVI Polda Papua sendiri telah melakukan proses identifikasi sejak Selasa (27/6) malam.

"Hasil identifikasi awal berupa pandangan mata, secara fisik tubuh bagian luar ke 6 jenazah hangus terbakar, ada bagian tubuh tak utuh," kata Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana, Rabu (28/6).

Kabid Dokkes mengatakan sampel keenam korban tersebut telah dikirimkan ke Puslabfor Mabes Polri guna identifikasi selanjutnya. Proses identifikasi bisa memakan waktu dua pekan.

"Hasil identifikasinya memakan waktu sekitar 2 pekan,” ucapnya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengimbau kepada keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil sebelum dilakukan pemakaman.

“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” ungkap Kabid Humas Polda Papua itu.

Pesawat SAM Air PK-SMW yang sempat hilang kontak ditemukan hangus terbakar di belantara hutan Papua. Jenazah penumpang yang sudah dievakuasi belum seluruhnya bisa diidentifikasi karena kondisinya yang mengenaskan.

"Memang benar tim mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi keenam jenazah karena kondisinya yang terbakar," kata Kabid Dokkes Polda Papua Kombes dr Nariyana, kepada di Jayapura, Rabu (28/6).

Saat ini, proses identifikasi mengandalkan DNA para korban. Harapannya, penumpang yang menjadi korban lebih mudah teridentifikasi. Kemarin, Tim DVI Polda Papua sudah enam peti jenazah tersebut.

Tim SAR gabungan pada Selasa (27/6) berhasil mengevakuasi enam jenazah korban pesawat PK-SMW yang mengalami kecelakaan pada Jumat 23 Juni 2023 dalam penerbangan dari Elelim ke Poik, Papua.

Pesawat PK-SMW milik Semuwa Air itu membawa empat penumpang yaitu Bartolomeus (34), Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17), Kilimputni (20), dengan Pilot Hari Permadi dan Co Pilot Levi Murib.

Rekomendasi