Tim Pengawas Haji DPR berada di Madinah, Arab Saudi, untuk melakukan pengecekan sejumlah layanan terhadap jemaah haji tahun 1444 H/2023 M. Ada sejumlah catatan yang disampaikan untuk perbaikan ke depan.
Dalam pertemuan dengan Kepala Daerah Kerja Madinah Zaenal Muttaqin serta sejumlah pimpinan layanan, Kamis (22/6), Ketua Tim Pengawasan Haji DPR Ashabul Kahfi mengatakan, secara umum layanan yang diberikan ke jemaah sudah bagus. Meskipun, kata dia, ada beberapa catatan yang ditemukan tim pengawasan di lapangan.
"Secara umum layanan di Madinah sudah cukup bagus," katanya.
Kedatangan Timwas ini, kata Kahfi, dilakukan untuk saling berbagi informasi dan diskusi apa yang menjadi temuan di lapangan dan apa yang sudah dilakukan oleh PPIH Arab Saudi daker Madinah.
"Kalau dari kami, ada empat layanan yang menjadi catatan timwas. Di antaranya adalah pemondokan, katering, transportasi, dan kesehatan," kata Ketua Komisi VIII DPR itu di Kantor Daker Madinah.
Dari keempat layanan itu, Timwas memberikan sejumlah masukan. "Kami saling memahami dan mengakui, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ke depan agar layanan bisa semakin lebih baik dan jemaah haji pun puas," terangnya.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad yang turut mendampingi Timwas mengatakan, catatan yang disampaikan baik sekali untuk perbaikan layanan ke depan.
"Ada catatan penting untuk lebih didetailkan lagi informasinya," kata Abdul Aziz.