Ditipu & Batal Umrah, Pria Disabilitas Ini juga Harus Kembalikan Uang Jemaah Lain

Irwan dijanjikan bisa berangkat umrah jika bisa mengajak sejumlah orang yang ingin berangkat umrah. Sampai waktu ditentukan, Irwan dan jemaah lain yang sudah menyetorkan uang malah tak diberangkatkan.

Enriko
Oleh Enriko - Reporter
Ditipu & Batal Umrah, Pria Disabilitas Ini juga Harus Kembalikan Uang Jemaah Lain
Irwan Maulana Korban Penipuan Travel Umrah. ©2023 Merdeka.com

Pria disabilitas bernama Muhammad Irwan Maulana (46) melaporkan travel umroh ke Polres Metro Bekasi. Pihak travel tidak kunjung memberangkatkan dia dan 16 orang lainnya ke Tanah Suci Makkah meski uang sudah disetorkan.

Irwan melaporkan pihak travel dengan tuduhan penipuan ke Polres Metro Bekasi pada Rabu (7/6) ditemani oleh Siti Mina Nurkholifah (35), istrinya. Dia datang ke kantor polisi menggunakan kursi roda.

Kronologi Penipuan

Kasus dugaan penipuan travel umroh ini berawal ketika korban dan istrinya diminta untuk mencari jemaah umrah sebanyak lima orang. Jika terpenuhi, maka korban akan mendapat jatah satu orang untuk berangkat umrah.

Korban dan istrinya langsung tergiur dengan iming-iming tersebut. Setelah mencari-cari, akhirnya korban mendapatkan 16 orang yang mau mendaftar berangkat umrah dengan travel tersebut.

Namun setelah ditunggu-tunggu, korban dan 16 orang lainnya tidak juga diberangkatkan umrah. Padahal, para pendaftar sudah menyetorkan sejumlah uang ke pihak travel.

"Saya sangat malu sekali sudah mendaftarkan belasan calon jemaah dan sudah menyetor sejumlah uang yang diminta, tapi malah tidak sama sekali diberangkatkan," kata korban, Kamis (8/6).

Diancam Jika Lapor Polisi

Irwan sempat meminta kepada pihak travel agar uang ratusan juta Rupiah milik para pendaftar umroh dikembalikan. Namun upaya tersebut gagal. Dia malah diancam akan dilaporkan ke pengadilan negeri jika melaporkan kasus tersebut ke polisi.

"Pemilik travel juga mengancam uang milik para jemaah tidak akan dikembalikan," katanya.

Siti Mina Nurkholifah, istri korban merasa sedih dengan kejadian ini. Karena selain tidak diberangkatkan umrah, suaminya juga harus bertanggung jawab mengembalikan uang seluruh pendaftar yang tidak diberangkatkan ke Makkah.

"Kasihan suami saya jadi korban penipuan oleh pemilik travel haji umrah, yang saya sesalkan pemilik travel tidak bertanggung jawab dan semua dilimpahkan kepada suami saya sendiri," katanya.

Dia berharap laporannya segera ditindaklanjuti oleh kepolisian sehingga kasus ini terungkap.

Rekomendasi