Seorang anggota TNI di Kalimantan Barat berinisial Y diamankan lantaran diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang wanita berinisial SM (23) warga Pontianak Barat.
Jasad SM ditemukan tinggal kerangka terkubur sedalam setengah meter di Bukit Tempayan Kabupaten Sambas, pada Kamis (01/05) kemarin, setelah dilaporkan hilang sejak Desember 2022 lalu.
Advertisement
Menurut keluarga, SM diduga pergi dari rumah untuk mendatangi mantan tunangannya yang merupakan seorang prajurit TNI dan bertugas di Kabupaten Sambas.
Kakak korban, Yuliansyah mengatakan, adiknya pergi dari rumah pada Desember 2022 tanpa berpamitan.
"Dia pergi dari rumah Desember 2022 tanpa berpamitan. Saat dicari, diketahui dia berada di Sambas, bertemu mantan tunangannya," kata Yuliansyah, Sabtu (3/6).
Advertisement
Yuliansyah juga mengungkapkan bahwa sebelumnya SM masih sempat berkomunikasi dengan keluarganya melalui WhatsApp.
Kontak WhatsApp tersebut didapat dari mantan tunangan korban. Saat itu disebutkan, SM sudah bekerja di Malaysia.
"Setelah pergi Desember 2022, nomor dia tak aktif. Jadi keluarga menghubungi mantan tunangannya dan diberi tahu bahwa SM kerja Malaysia. Dia lalu memberikan nomor telepon yang katanya nomor SM," ungkap Yuliansyah.
Advertisement
Lalu terang Yuliansyah, pihak keluarga mencoba menghubungi nomor tersebut dan tersambung. Orang di nomor tersebut mengaku sebagai SM.
"Kami selama ini terus komunikasi lewat chat, tetapi dia tidak mau ditelepon dan di-video call," ujar Yuliansyah.
Anehnya, sambung Yuliansyah, saat sebelumnya masih berkomunikasi, pihak kepolisian datang ke rumah dan memberitahukan telah menemukan kerangka mayat yang diduga adalah SM.
"Yang menjadi tanda tanya, orang yang mengaku sebagai SM di nomor ini siapa? Bahkan sampai kemarin, nomor WhatsApp-nya masih aktif," sebut Yuliansyah.
Advertisement
"Kami keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap kasus ini secara tuntas, dan pelaku dapat dihukum seberat-beratnya," harap Yuliansyah.
Kapendam XII Tanjungpura Kolonel Inf Ade Rizal Muharram mengatakan, saat ini anggota TNI inisial Y sedang menjalani pemeriksaan internal.
"Yang bersangkutan diamankan karena berdasarkan informasi keluarga korban, bahwa dia adalah mantan pacarnya," kata Ade.
Advertisement
Ade menerangkan, mengamankan prajurit yang bertugas di Kabupaten Sambas tersebut juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memudahkan penyelidikan.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sambas, AKP I Ketut Agus Pasek Sudina mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.
"Untuk korban, memang mengarah ke identitas tersebut (SM), cuma untuk pastinya kita akan bawa sampel deoxyribonucleic acid (DNA) ke Jakarta untuk dicocokkan," tegas Agus.
Saat ini, kerangka mayat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar untuk pemeriksaan dan autopsi.