Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta kepada seluruh ASN untuk menginternalisasikan nilai-nilai Kemenkeu dan core values ASN BerAKHLAK di dalam lingkungan kerja dan lingkungan sosial.
“Menginternalisasi nilai-nilai di dalam diri kita sebagai ASN Kemenkeu merupakan sesuatu yang kemudian harus menjadi tujuan kita dan idealnya terjadi secara alamiah,” ujar Suahasil dalam Seminar Digital Kemenkeu Corporate University Talk (KCT) di Jakarta, Jumat (12/5). Seperti dilansir dari Antara.
Ia pun menyampaikan bahwa acara dengan tagline "Membuat yang sukar menjadi familiar" serta "Belajar Tanpa Batas" ini menjadi salah satu upaya untuk menghadapi tantangan saat ini yang ada di Kemenkeu.
"Semoga ini menjadi ajang refleksi kita semua dengan apa yang terjadi saat ini. Dan apa yang disampaikan oleh narasumber ini bisa sampai ke 79 ribu insan Kemenkeu lainnya agar selaras. Karena ini tugas bersama," ucapnya.
Advertisement
Sementara itu, Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian yang juga menghadiri seminar ini mengatakan terdapat sikap dasar dan perilaku efektif yang harus menjadi pedoman dalam berperilaku sebagai ASN pegawai Kemenkeu. Kondisi ini memacu pentingnya fondasi nilai-nilai budaya Kemenkeu yang dikuatkan dengan Core value ASN BerAKHLAK, dijiwai oleh seluruh punggawa Kemenkeu.
"Untuk hadapi segala persoalan atau tantangan dibutuhkan fondasi yang kuat. Jadi fondasi dari Kemenkeu adalah membangun mentalitas, konsistensi, memiliki sebuah belief (keyakinan), values (BerAKHLAK)," ujar Ary.
Namun katanya, semua itu bisa terealisasikan tergantung niat seluruh pegawai Kemenkeu bekerja di sini. Tujuan mereka hadir menjadi keluarga besar Kemenkeu ini. Apakah beriorientasi kepada finansial (Strong Why), jabatan (Big Why), atau sebuah pengabdian kepada Tuhan (Grand Why).
"Apapun tujuannya, diusahakan pusat orbitnya ada di Grand Why, yaitu bekerja dengan niat memberikan kontribusi kepada khalayak, menebar manfaat," kata Ary.
Di hadapan 100 peserta yang mengikuti secara luring dan sekitar 2000 peserta secara daring itu, Ari menyampaikan bahwa hal itu harus dilakukan hingga semuanya bisa membuktikan 'the real you', yaitu sampai bisa menjawab 3 pertanyaan, siapa saya? dimana saya? dan mau kemana saya?.
"Jadilah generasi terbaik di Kemenkeu. Hadapi semua dengan fondasi. Agar Indonesia bisa bangkit dan maju. Kita harus buat komitmen, keputusan dari sekarang dengan niat Grand Why," tutupnya.