Anggota DPD Minta Capres Berikan Pendidikan Politik yang Baik

Abdul Kholik berharap sosialisasi para tokoh politik membuat masyarakat mulai bisa mengenali visi misi, dan yang paling penting kenegarawanan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Anggota DPD Minta Capres Berikan Pendidikan Politik yang Baik
Anggota DPD Abdul Kholik. ©2023 Merdeka.com

Pemilihan presiden akan digelar dalam hitungan bulan ke depan. Momentum Pilpres ini diharapkan menjadi ajang adu gagasan para tokoh politik, terutama para calon kontestan, sehingga masyarakat mendapatkan pendidikan politik.

Anggota DPD Abdul Kholik melihat sejauh ini sosialisasi para bakal calon presiden masih dalam tataran positif. Hal itu bermanfaat sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat.

"Sejauh ini sosialisasi capres masih dalam tataran positif dan menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat. Bersyukur para kandidat, figur-figur yang ada saat ini memiliki kapabilitas memimpin bangsa. Tampak dalam berinteraksi dengan masyarakat menawarkan gagasan gagasan untuk mengatasi persoalan bangsa dan tantangan ke depan," ujar Abdul Kholik, Senin (8/5/2023).

Abdul Kholik berharap sosialisasi para tokoh politik membuat masyarakat mulai bisa mengenali visi misi, dan yang paling penting kenegarawanan. "Sebab presiden bukan hanya kepala pemerintahan tetapi juga kepala negara. Harus mengayomi semua. Tidak boleh memiliki kecenderungan pada pihak tertentu saja," ujar dia.

Senator asal Cilacap, Jawa Tengah, ini juga berharap KPU dan Bawaslu memberikan ruang secukupnya pada para kandidat capres untuk menyapa warga. "Rambu-rambu tetap diperlukan untuk menjaga agar tetap dalam koridor fairness," ujar Abdul Kholik.

Menurut Abdul Kholik, terkait koalisi dan sistem politik multi partai memang butuh waktu membangun koalisi. "Berharap setidaknya ada tiga koalisi partai pengusung pasangan Capres agar memberikan pilihan bagi publik dan membuka ruang kontestasi gagasan politik dan pemerintahan lima tahun ke depan," tutupnya.

Rekomendasi