Kemenhub Resmi Tutup Posko Angkutan Laut Lebaran 2023

Menurutnya, keberhasilan posko angkutan laut lebaran tak lepas dari koordinasi dan kerja nyata seluruh unsur Kementerian dan Lembaga, TNI, Polri, BUMN dan stakeholder sektor transportasi.

Muhammad Genantan Saputra
Kemenhub Resmi Tutup Posko Angkutan Laut Lebaran 2023
Kapal Patroli Ditjen Perhubungan Laut. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Kementeri Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 yang telah berlangsung selama 32 hari mulai 7 April - 8 Mei 2023. Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha menyebut, penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2023 secara umum berlangsung dengan baik meski ada beberapa hal yang masih perlu perbaikan.

"Alhamdulillah kita bisa melaksanakan tugas penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun ini dengan baik dan lancar untuk mewujudkan mudik yang aman dan berkesan," kata Arif dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/5).

Menurutnya, keberhasilan posko angkutan laut lebaran tak lepas dari koordinasi dan kerja nyata seluruh unsur Kementerian dan Lembaga, TNI, Polri, BUMN dan stakeholder sektor transportasi.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih atas kerjasama dan kolaborasi yang sangat baik dari seluruh pihak dalam pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran 2023, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, sehat dan nyaman," kata Arif.

Dia melanjutkan, penyelenggaraan Mudik Gratis Sepeda Motor Naik Kapal Laut rute Tanjung Priok Jakarta - Tanjung Emas Semarang juga berjalan baik. Tercatat total realisasi peserta mudik gratis tanggal 15 dan 17 April dan balik gratis tanggal 25 dan 28 April 2023 sebanyak 2.560 sepeda motor dan 6.259 penumpang.

"Dengan berakhirnya Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 ini, saya minta kepada masing-masing Direktur dan Kepala UPT di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk segera melakukan penyempurnaan analisis dan evaluasi sekaligus mencari upaya dan terobosan baru guna peningkatan pelayanan Angkutan Lebaran maupun Angkutan Natal dan Tahun Baru di tahun mendatang," pungkasnya.

Arif menuturkan, berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring selama penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023, secara umum total jumlah penumpang periode H-15 s/d H+14 sebesar 4.1 juta orang atau mengalami kenaikan sebanyak 122 ribu orang (3,06%) dibandingkan dengan tahun 2022. Ini menunjukan bahwa keinginan masyarakat untuk melakukan berpergian sudah meningkat.

Adapun pelabuhan-pelabuhan dengan penumpang terpadat pada arus Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023/1444 H antara lain Batam, Benoa, Tanjung Pinang, Tanjung Perak, Nusa Penida, Tanjung Balai Karimun, Makassar, Baubau, Ternate dan Pare-pare.

Rekomendasi