Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni didaulat membuka peringatan Hari Paskah Nasional tahun 2023 yang diselenggarakan di Stadion Perseman Sanggeng Manokwari, Papua Barat.
Dalam sambutannya, dia mengingatkan, di tengah situasi yang semakin memanas di tahun politik. Agamawan memiliki fungsi yang strategis untuk mencegah umat terjerembab pada konflik dan perselisihan.
“Para agamawan harus terlibat aktif untuk memastikan pesta demokrasi yang damai, aman dari konflik dan perselisihan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/5).
Dia mengungkapkan, agamawan tidak boleh diam jika politik mengarah pada politik identitas yang tidak menyehatkan situasi bangsa. Dalam hal itu, politikus PSI itu berpesan supaya gereja menjalankan fungsinya untuk memberikan pendidikan kewarganegaraan kepada umat.
“Kita ingin ke depan, kita kembali mendapatkan pemimpin yang sibuk memberikan kesejahteraan pada rakyatnya, bukan sibuk mengurus urusan yang primordial. Itulah yang perlu dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa” tegasnya.
Advertisement
Gerakan Nasional Sertifikasi Rumah Ibadah
Dalam kesempatan yang sama, Raja Juli yang juga koordinator Gerakan Nasional Sertifikasi Rumah Ibadah menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan Sertifikasi terhadap rumah ibadah di seluruh Indonesia.
Sertifikasi ini merupakan hal yang urgen supaya setiap agama dapat menjalankan ritual keagamaannya dengan tenang.
Hal itu dia sampaikan bahwa nanti pada akhir tahun 2024 diharapkan tidak ada lagi rumah ibadah yang tidak tersertifikasi.
“Dimana ada nama Tuhan diagungkan, harus disertifikasi tanpa diskriminasi dan tanpa terkecuali,” tutup Raja Antoni.