Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peristiwa penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jakarta bukan tindakan terorisme. Dia menilai, penembakan itu merupakan aksi individu yang salah belajar agama.
Yagut berharap polisi memproses hukum peristiwa tersebut secara tuntas meski pelakunya sudah meninggal dunia.
Sebelumnya, terjadi penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat pada Selasa (2/5). Satu pelaku Mustafa setelah kejadian tewas. Penyebab kematiannya masih diselidiki.