Polisi mengungkap adanya panggilan terakhir yang masuk ke ponsel Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu. Faktanya ada panggilan terakhir yang masuk selama 38 detik.
Demikian dikatakan Kabid Fiskomfor Puslabfor Kombes Supiyanto. "Jadi ada 6 aktivitas panggilan pada hari kejadian 3 panggilan keluar satu panggilan masuk," kata Supiyanto kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, Senin (1/5).
Supiyanto merinci aktivitas panggilan pertama kali terekam pada pukul 06.55 03. Kemudian panggilan terakhir terekam pada pukul 09.29.26
"Jadi sekali lagi panggilan terakhir 09.29.26 di mana panggilan terakhir ada komunikasi selama 38 detik," kata Supiyanto.
Advertisement
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Leonardus Harapantua Simarmata menambahkan, bahwa hanya ada enam panggilan masuk dipastikan berasal dari nomor yang dikenal.
"Karena kami membuka handphone bersama dengan istri. Jadi yang bisa membuka hp, punya pin hanya istri, jadi itu dibuka bersama-sama dengan istri waktu di rumah duka. Kami sampaikan ini agar tidak bias," ujar dia.
Senada, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dhimas Prasetyo menjelaskan, pihaknya hanya ingin menepis berita-berita yang beredar.
Advertisement
Dhimas memastikan tidak ada telepon dari orang-orang tidak dikenal dari nomor korban. Dia menyampaikan, orang-orang yang menghubungi korban telah diperiksa sebagai saksi. Kecuali, istri korban karena masih dalam kondisi berduka.
"Di sini yang menelpon semuanya orang yang dikenal oleh beliau, mulai dari keluarga, anak buah, kemudian istri, kemudian anak buah beliau wakasat narkoba, semua sudah kami ambil keterangan kecuali istri karena masih berduka," ujar dia.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com