Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan dugaan kesalahpahaman antara anggota TNI AD dari Kodam V/Brawijaya dan Kodam XIII/Merdeka dengan Satuan Reskrim Polres Jeneponto telah diselesaikan secara damai.
"Sudah diselesaikan secara damai oleh Propam dan Pom TNI," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (28/4).
Meski demikian salah paham yang terjadi sebelum insiden penyerangan Mapolres Jeneponto, oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) Kamis (27/4) dini hari itu. Tetap dilakukan penyelidikan secara internal pada masing-masing kesatuan.
"Tetap ada tidak lanjuti proses sesuai prosedur," kata Komang.
Sementara khusus insiden penyerangan Mapolres Jeneponto, kata Komang, sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan. Sesuai arahan dilakukan penyelidikan bersama dengan TNI.
"Masih lidik. Sudah ada koordinasi Pangdam dan Polda lidik bersama-sama. (jika ada yang terbukti) Proses anggota yang salah," katanya.