Selama musim libur Lebaran, volume sampah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami peningkatan hingga 30 persen dari rata-rata harian 300 ton. Selain tonasenya yang mengalami peningkatan, saat ini juga diketahui mulai bermunculan kembali tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di beberapa titik.
Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah membenarkan adanya kenaikan volume sampah. Dia menyebut bahwa dengan peningkatan tersebut menyebabkan adanya tumpukan sampah di sejumlah TPS, bahkan di beberapa titik ada yang sampai meluber ke pinggir jalan.
"Memang ini musim tahunan, saat Lebaran sampah relatif banyak," sebut Cheka kepada wartawan, Kamis (27/4).
Selain sampahnya meningkat, Cheka juga mengakui bahwa saat ini terjadinya kemunculan TPS liar. Sebelum Ramadan, Pemerintah Kota Tasikmalaya diketahui sudah membersihkan titik-titik yang dijadikan TPS liar oleh warga.
"TPS liar yang sudah dibersihkan, akibat sebulan kita libur, sudah mulai tumbuh lagi," katanya.
Cheka memastikan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan dalam mengatasi persoalan tersebut. "Di beberapa TPS yang terdapat tumpukan sampah, akan dilakukan pembersihan dengan menurunkan alat berat agar penumpukan dapat cepat terasi," ungkapnya.
Adapun kaitan dengan TPS liar, mengatakan bahwa pihaknya akan kembali mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Tasik Resik. Satgas yang berisikan seluruh organisasi perangkat daerah itu akan membersihkan dan memantau TPS-TPS liar.
"Sebelum masyarakat semua kembali, akan dibersihkan. Senin insya Allah sudah kembali bersih," janji Cheka.