Hasil DNA Cocok, Dua Jenazah Korban Dukun Slamet Langsung Dibawa ke Lampung

Pandra menjelaskan, untuk jenazah masih menunggu administrasi dalam rangka untuk dibawa ke Kabupaten Pesawaran, Lampung oleh otoritas setempat.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Hasil DNA Cocok, Dua Jenazah Korban Dukun Slamet Langsung Dibawa ke Lampung
Korban dukun pengganda uang. ©2023 Merdeka.com

Polisi telah melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem terhadap korban dukun pengganda uang di Banjarnegara. Hasilnya, dua jenazah itu dipastikan warga Lampung yang merupakan pasangan suami istri.

"Untuk Jenasah Irsyad dan Wahyu Triningsih warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung berdasarkan pencocokan post mortem dan ante mortem sesuai dengan yang di temukan di TKP sudah Identik," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (8/4).

Pandra menjelaskan, untuk jenazah masih menunggu administrasi dalam rangka untuk dibawa ke Kabupaten Pesawaran, Lampung oleh otoritas setempat.

Lalu, untuk korban Suheri dan Riani saat ini masih dalam proses pemeriksaan Tim DVI Biddokkes Polda Jateng dan masih menunggu hasilnya.

"Bila keduanya identik dan selesai dalam administrasi otoritas setempat, maka nanti akan di bawa ke pesawaran dengan ambulance dengan pendampingan dari Personel Polres Pesawaran, Polda Lampung," ujarnya.

Untuk total korban asal Lampung, hingga saat ini sebanyak empat korban yang merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Pesawaran, Lampung.

"Upaya yang sudah dilakukan Polda Lampung dalam perkara tersebut, dengan cara terus melakukan kerjasama backup Penyidikan Polda Jawa Tengah dan Polres Pesawaran untuk membantu Polres Banjarnegara dalam mengungkap kasus tersebut," ungkapnya.

Saat ini, jenazah kedua Irsyad dan Wahyutriningsih sedang dalam perjalanan kembali ke Lampung dari Banjarnegara, Jateng untuk Segera dimakamkan di daerah asalnya.

"Selanjutnya tinggal 2 Jenazah lagi atas nama Suheri dan Riani, setelah pemeriksaan Ante Mortem menunggu hasil pemeriksaan Tim DVI Biddokkes Polda Jateng," katanya.

Rekomendasi