Sejumlah pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia Usia 20 (U-20) menyampaikan ketertarikan untuk menjadi polisi. Harapan itu disampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berbincang di stadion utama gelora bung karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/ 4) kemarin.
Merespon keinginan tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho menjelaskan, para Anggota Timnas U20 bisa mewujudkan harapannya. Dengan mengikuti seleksi rekruitmen proaktif bintara.
"Dimonitor kalau memang benar ada yang ingin menjadi polisi ada salurannya di kepolisian namanya rekruitmen proaktif," kata Sandi saat dihubungi, dikutip Minggu (2/ 4).
Sehingga, para atlet bisa mengikuti jalur rekruitmen proaktif kategori talent scouting. Sebagai wadah khusus calon anggota Polri yang memiliki bakat, minat dan potensi yang dibutuhkan oleh Polri dari prestasi akademik dan/atau prestasi non akademik.
"Yang berasal dari para talent-talent termasuk olahraga," jelasnya.
Advertisement
Atas hal itu, Sandi mengucapkan Polri terbuka apabila para Atlet Timnas U20 ingin bergabung ke Korps Bhayangkara. Melalui seleksi proaktif bintara yang setiap tahunnya akan digelar.
"Siap mas (Polri terbuka) tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang-bincang dengan timnas Indonesia U20 di stadion utama gelora bung karno, Senayan, Jakarta. Jokowi menanyakan keinginan para pemain imbas kegagalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 di Indonesia.
"Tadi saya menanyakan kepada para pemain apakah ada hal yang bisa saya dengar mengenai keinginan-keinginan," katanya di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/4).
Advertisement
Dia berkata, beberapa dari pemain berkeinginan untuk kuliah. Selain itu ada yang ingin menjadi PNS maupun anggota TNI dan Polri.
"Beberapa dari mereka ingin kuliah, beberapa dari mereka ingin bisa masuk ke Polri, TNI, maupun di PNS. Itu aja," ujarnya.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com