Jokowi Cerita Perjuangan RI Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Sebelum Israel Lolos

Jokowi menuturkan saat itu semua pihak berjuang bekerja keras agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Akhirnya, pada bulan Oktober tahun 2019 Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Cerita Perjuangan RI Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Sebelum Israel Lolos
Presiden Jokowi kirim bantuan untuk korban gempa Turki dan Suriah. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan awal mula pemerintah tidak mengetahui keikutsertaan timnas Israel usai Indonesia terpilih menjadi tuan ruman Piala Dunia U-20. Jokowi bercerita, awalnya Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 usai melewati proses seleksi dengan Brazil dan Peru.

"Dalam kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 melalui proses bidding, melalui proses seleksi panjang dan pada proses akhir ada tiga kandidat negara yaitu Brazil, Indonesia, dan Peru," kata Jokowi lewat tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (28/3).

Jokowi menuturkan saat itu semua pihak berjuang bekerja keras agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Akhirnya, pada bulan Oktober tahun 2019 Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA.

Jokowi berkata, hal ini merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia lantaran mendapat kepercayaan menyelenggarakan Piala Dunia U-20. Menurutnya, event olahraga itu paling banyak penggemarnya di seluruh dunia.

"Saat ditunjuk menjadi tuan rumah kita belum mengetahui siapa yang akan menjadi tim peserta karena masih dalam proses prakualifikasi dan kepastian timnas Israel lolos seleksi Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli 2022," terangnya.

Kepala negara pun menjamin keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri Indonesia terhadap Palestina.

"Karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat," jelas Jokowi.

Rekomendasi