Ragam Penolakan Timnas Israel, Plt Menpora Muhadjir Effendy: Kita Lihat Saja Nanti

Muhadjir mengaku terus membangun komunikasi dengan Kepala Daerah yang sebelumnya menyampaikan penolakan tersebut. Sementara dirinya tetap berkonsentrasi terkait kesuksesan ajang bergengsi tersebut.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Ragam Penolakan Timnas Israel, Plt Menpora Muhadjir Effendy: Kita Lihat Saja Nanti
Plt Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy. ©2023 Merdeka.com

Ragam penolakan diarahkan terhadap kedatangan Tim Nasional Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia. Menanggapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy mengaku terus berproses.

"Ini masih terus berproses masih berproses kita lihat saja nanti," tegas Muhadjir Effendy saat dimintai tanggapan di sela kehadirannya di Kajian Ramadan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (25/3).

Muhadjir mengaku terus membangun komunikasi dengan Kepala Daerah yang sebelumnya menyampaikan penolakan tersebut. Sementara dirinya tetap berkonsentrasi terkait kesuksesan ajang bergengsi tersebut.

"Masih proses, karena itu bukan domain saya sebagai Plt Menpora. Ini sudah jadi domain dari lebih tinggi, FIFA. Kita menyiapkan saja semua kita siapkan," terangnya.

Muhadjir fokus sebagaimana tugas Plt Menpora, termasuk menyiapkan Timnas Indonesia U-20 berlaga di Piala Dunia U-20. Ia menceritakan tentang proses naturalisasi Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick yang akan memperkuat Timnas Indonesia U-20.

"Kita menyiapkan Timnas kita. Timnas kita insya Allah sudah solid kemarin naturalisasi 3 pemain dari Belanda juga sudah disetujui DPR. Tinggal proses berikutnya, sehingga kita harapkan Timnas kita cukup bisa diandalkan untuk berlaga di world cup," urainya.

Muhadjir juga menyampaikan persiapan lapangan (venue) yang akan digunakan dalam even 20 Mei - 11 Juni 2023 itu. Enam venue pertandingan di antaranya Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di Palembang, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, dan Stadion Manahan Solo. Sejumlah persiapan sedang dilakukan berdasarkan assesmen dari FIFA.

"Lapangan masih ada dua yang harus ada perbaikan sesuai dengan catatan dari FIFA. Sekarang dalam proses mudah-mudahan dalam Minggu ini sudah selesai, ya itu yang di Bandung Jalak Harupat sama yang di Bali," urainya.

Perlu diketahui, sejumlah pihak melakukan penolakan kedatangan Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia. Sebelumnya Gubernur Bali, I Wayan Koster menyampaikan surat penolakannya yang dikirimkan ke Plt Menpora pada 14 Maret 2023 lalu. Alasan penolakan terkait penjajahan Israel terhadap Palestina yang hingga saat ini belum tuntas.

Sikap penolakan juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang meminta agar Israel tidak main di Indonesia dalam Piala Dunia U-20. Alasan Ganjar sebagai perwujudan komitmen dalam upaya Kemerdekaan Palestina sesuai amanat Presiden RI Pertama, Soekarno.

Rekomendasi