Erick Thohir Yakin Nova Arianto Sosok Tepat Latih Timnas U-20 Indonesia, Targetkan Piala Dunia U-20 2027

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keyakinannya terhadap Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U-20 Indonesia, menargetkan lolos Piala Dunia U-20 2027. Simak strategi PSSI!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Erick Thohir Yakin Nova Arianto Sosok Tepat Latih Timnas U-20 Indonesia, Targetkan Piala Dunia U-20 2027
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, tak menyangka berhasil mengukir sejarah di Piala Dunia U-17 2025 Qatar. Kemenangan perdana Indonesia di ajang ini menjadi sorotan. (AntaraNews)

PSSI secara resmi menunjuk Nova Arianto sebagai pelatih Timnas U-20 Indonesia. Penunjukan ini diumumkan pada Kamis (20/11) pekan lalu di GBK Arena, Jakarta. Nova Arianto sebelumnya sukses melatih Timnas U-17.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan keyakinannya bahwa Nova Arianto adalah sosok yang paling tepat. Erick Thohir melihat Nova sebagai pelatih lokal terbaik saat ini. Keputusan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan.

Nova Arianto akan mengemban tugas berat untuk mempersiapkan skuad Garuda Muda. Target utamanya adalah lolos ke Piala Asia U-20 2027. Dari sana, Timnas U-20 diharapkan bisa melaju ke Piala Dunia U-20 2027.

Kepercayaan Penuh PSSI kepada Nova Arianto

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mengungkapkan alasan kuat di balik penunjukan Nova Arianto. Ia menilai Nova adalah pelatih lokal terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Pengalamannya bersama Timnas U-17 menjadi bukti nyata kemampuannya.

Nova Arianto berhasil membawa Timnas U-17 tampil di Piala Dunia U-17 2025. Bahkan, ia mencetak sejarah dengan kemenangan perdana bagi Indonesia di ajang tersebut. Prestasi ini menjadi dasar utama kepercayaan PSSI.

"Nova adalah pelatih yang tak perlu diperdebatkan lagi, pelatih terbaik yang Indonesia miliki saat ini yang kita berikan kesempatan pegang Timnas U-20, itu saja konteksnya," ujar Erick Thohir. Pernyataan ini menunjukkan dukungan penuh dari federasi.

Penunjukan Nova Arianto merupakan langkah strategis dalam regenerasi pelatih. PSSI ingin memberikan kesempatan kepada talenta lokal untuk berkembang. Ini diharapkan dapat menciptakan kesinambungan dalam pembinaan.

Misi Berat Nova Arianto dan Target Internasional

Nova Arianto sendiri menyambut baik penunjukannya sebagai pelatih Timnas U-20. Ia memiliki keinginan kuat untuk mengawal para pemain muda. Nova ingin mendampingi mereka hingga mencapai level senior di masa depan.

Meskipun demikian, Nova mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki. "Memang banyak yang harus saya perbaiki, terutama soal mental, disiplin, itu saya saya di U-17," katanya. Fokus pada mentalitas dan disiplin menjadi prioritas.

Komposisi Timnas U-20 asuhan Nova Arianto akan didominasi oleh pemain dari Timnas U-17. Para pemain ini sebelumnya telah dibina oleh Nova. Hal ini diharapkan mempermudah adaptasi dan pemahaman taktik.

Target utama Timnas U-20 di bawah asuhan Nova adalah lolos ke Piala Asia U-20 2027. Selanjutnya, mereka harus mencapai minimal babak semifinal di turnamen tersebut. Pencapaian ini akan membuka jalan menuju Piala Dunia U-20 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan.

Investasi Jangka Panjang untuk Sepak Bola Nasional

Erick Thohir menegaskan bahwa kebijakan ini akan menjadi standar baru bagi PSSI. Memberikan kepercayaan kepada talenta lokal, baik pemain maupun pelatih, adalah bentuk investasi. Ini merupakan strategi jangka panjang untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

"Ke depannya jadi standar PSSI, kan kita investasi juga. Seperti kita beri kesempatan kepada pemain dalam negeri agar liganya lebih baik," kata Erick. Kebijakan ini mencakup keberpihakan pada liga domestik dan pemain muda.

PSSI juga memberikan kesempatan kepada pemain U-23 untuk bermain. Bahkan, pemain dari Liga 2 dan U-21 juga mendapat perhatian khusus. Ini adalah bagian dari pembinaan komprehensif, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Penunjukan Nova Arianto diharapkan dapat melanjutkan estafet pembinaan pemain muda Indonesia. Tujuannya adalah mempersiapkan skuad Garuda Muda yang kompetitif. Mereka harus siap menghadapi berbagai turnamen internasional di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi