Momentum Ramadan, Wapres Ma'ruf: Jangan Terprovokasi Hoaks Menjelang Tahun Politik

“Tidak terprovokasi oleh berita-berita hoaks dan adu domba, serta memegang teguh komitmen kebangsaan,” kata Wapres.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Momentum Ramadan, Wapres Ma'ruf: Jangan Terprovokasi Hoaks Menjelang Tahun Politik
Wapres Maruf Amin. ©2023 Antara

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, hadirnya bulan Ramadan menjelang tahun politik adalah momentum agar masyarakat agar tidak tersulut emosi akibat provokasi dan hoaks. Justru sebaliknya, Wapres mendorong bulan suci dapat dimanfaatkan untuk menjaga perdamaian dan keutuhan bangsa dapat terjaga.

“Memasuki tahun politik, saya berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga perdamaian dan persatuan,” kata Wapres seperti dikutip Kamis (23/3/2023).

“Tidak terprovokasi oleh berita-berita hoaks dan adu domba, serta memegang teguh komitmen kebangsaan,” imbuh dia.

Wapres pun mengajak agar datangnya bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah dapat disambut dengan hati gembira dan penuh syukur dan tidak makan dan minum.

“Ramadhan sudah selayaknya kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri kita, bukan semata menahan lapar dan dahaga,” kata Ma'ruf.

Selain itu, lanjut Ma'ruf, bulan Ramadan juga dapat dimanfaatkan oleh umat Islam memperbanyak rasa syukur atas berkah, nikmat, maupun juga tantangan yang selama ini telah dihadapi.

“Sekaligus menjadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk bersyukur kepada Allah SWT, atas seluruh pertolongan-Nya yang telah diberikan kepada bangsa Indonesia, sehingga kita mampu melewati aneka tantangan berat yang kita hadapi selama ini,” harap Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga mengajak umat muslim agar dapat memperbaiki mentalitas, khususnya dalam pengendalian diri dan mempercayai segala hal yang telah menjadi ketetapan Allah SWT.

“Ramadan juga menjadi momentum untuk memperbaiki mentalitas kita dalam mengendalikan diri, serta terus berbaik sangka terhadap segala ketetapan Allah SWT,” Wapres menyudahi.

Rekomendasi