Menteri KKP akan Genjot Produksi Ikan Tilapia untuk Penuhi Pasar Global

Pengembangan tilapia dilakukan karena permintaan pasar internasional terhadap komoditas perikanan tersebut besar mencapai 13,9 miliar dolar AS.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menteri KKP akan Genjot Produksi Ikan Tilapia untuk Penuhi Pasar Global
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. ©2021 Merdeka.com/Anisyah Yusepa

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bakal mengembangkan produksi ikan tilapia di pesisir utara Jawa. Pengembangan tilapia dilakukan karena permintaan pasar internasional terhadap komoditas perikanan tersebut besar mencapai 13,9 miliar dolar AS.

"Kita ada lima komoditas yang sangat kuat di pasar internasional, di antaranya udang, lobster, kepiting, tilapia, dan rumput laut. Untuk komoditas tilapia kita akan genjot untuk kemudian budidaya lebih bagus," kata Sakti Wahyu Trenggono di Semarang, Minggu (19/3).

Dia menyebut kawasan Pantai Utara Jawa Tengah memiliki potensi bagus untuk pengembangan tilapia sebagai komoditas pengganti udang.

"Jalur pantura dulu kan udang, karena wilayahnya sudah tidak bagus akan kita geser dan kita revitalisasi menjadi tilapia atau nila," ungkapnya.

Dia menyebut pasar ekspor ikan masih bagus dan tidak kena dampak resesi global. Karena kebutuhan protein dunia terus meningkat membuat supply dan demand komoditas perikanan tetap meningkat.

"Tahun ini potensi ekspor demand internasional meningkat. Ada yang mengalami penurunan, seperti udang di Amerika. Tapi konsumsi protein terus meningkat," jelasnya.

Sedangkan komoditas perikanan ekspor masih seperti dulu di antaranya tuna, udang, cakalang, kepiting, sotong, gurita. Pihaknya bakal menguasai pasar internasional terhadap kebutuhan lima komoditas perikanan.

"Negara ekspor ikan paling besar Amerika Serikat, Jepang, China terutama Eropa secara spesifik sudah cukup bagus," tandasnya.

Rekomendasi