Ditanya Dasar Hukum Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi, Viktor Laiskodat: Kau Kucelup di Sini

Kebijakan ini menuai pro dan kontra publik. Namun, Viktor Laiskodat menganggap pro dan kontra tersebut sebagai kecintaan masyarakat terhadap pembangunan di NTT. Bahkan urusan perkawinan pun ada pro dan kontranya.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Ditanya Dasar Hukum Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi, Viktor Laiskodat: Kau Kucelup di Sini
Gubernur NTT Viktor Laiskodat. ©2021 Merdeka.com/Ananias Petrus

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi SMA Negeri 6 Kupang dan melakukan upacara pagi di sana, Jumat (3/3). SMA Negeri 6 merupakan sekolah pertama yang menerapkan kebijakan pemerintah provinsi NTT, tentang masuk sekolah pada pukul 05.00 Wita yang kemudian direvisi menjadi 05.30 Wita.

Viktor Laiskodat saat ditanya wartawan terkait dasar hukum kebijakan itu malah menyuruh untuk berpikir sendiri. "Dasar hukum kau pikir sendiri, kau pun datang pagi-pagi dasar hukum nanti kau kucelup di sini," ucapnya.

Kebijakan ini menuai pro dan kontra publik. Namun, Viktor Laiskodat menganggap pro dan kontra tersebut sebagai kecintaan masyarakat terhadap pembangunan di NTT. Bahkan urusan perkawinan pun ada pro dan kontranya.

"Ya di mana-mana ada, kawin saja pro dan kontra. Senangkan, ya harus senang karena mereka tidak mendapatkan cukup informasi," ujarnya.

"Kita berterimakasih, karena kita tidak boleh membenci orang yang pro maupun kontra. Semua pikiran-pikiran yang dibangun dalam republik ini, perhatiannya pasti baik, tidak ada yang buruk bagi kita karena semua untuk pembangunan," tambah Viktor Laiskodat.

Menurut Viktor, SMA Negeri 6 sedang dipersiapkan sebagai sekolah unggulan. "Kenapa saya datang dan menyaksikan langsung di sini, karena SMA Negeri 6 paling heboh di Indonesia sejak penerapan jam lima pagi masuk sekolah," katanya saat memimpin apel pagi di SMA Negeri 6 Kupang, Jumat (3/3).

Viktor mengatakan, sebagai gubernur dia mengunjungi sekolah itu untuk memotivasi gerakan perubahan meninggalkan cara-cara lama.

Sehingga SMA Negeri 6 Kupang akan dipersiapkan memasuki kampus unggulan di Indonesia seperti UGM dan UI.

"Apabila siswa menjadi lulusan terbaik maka pemerintah akan fasilitasi untuk kuliah di sejumlah kampus unggulan. Jadi nanti dites jangan takut karena kita yang urus. Tugas anak-anak belajar mati-matian," tutup Viktor Laiskodat.

Rekomendasi