Polisi: Pesawat Susi Air Diduga Ditahan Karena Masuk Markas KKB Egianus Kogoya

Petugas gabungan TNI-Polri melakukan pencarian terhadap penumpang pesawat milik Susi Air nomor penerbangan SI 9368 yang diduga dibakar KKB.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Polisi: Pesawat Susi Air Diduga Ditahan Karena Masuk Markas KKB Egianus Kogoya
Pesawat Susi Air. ©fly.susiair.com

Petugas gabungan TNI-Polri melakukan pencarian terhadap penumpang pesawat milik Susi Air nomor penerbangan SI 9368. Pesawat ini diduga dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat berada di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, Petugas juga masih mendalami terkait penyebab pesawat itu terbakar.

"Tim juga akan mendalami terkait murni atau tidaknya kecelakaan yang menyebabkan terbakarnya pesawat Pilatus Porter Susi Air tersebut atau diduga dibakar oleh pihak-pihak tertentu," kata Benny dalam keterangannya, Selasa (7/2).

"Tidak menutup kemungkinan pesawat ditahan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga Pimpinan Egianus Kogoya dikarenakan wilayah itu masuk dalam markas mereka," sambungnya.

Kuasa Hukum Susi Air, Donal Fariz mengaku pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan otoritas terkait dalam proses pencarian terhadap para penumpang pesawat tersebut.

"Tentu saja kami juga berkoordinasi dan melakukan komunikasi dengan otoritas terkait, untuk membantu mempercepat proses mengetahui kejadiaan tersebut keberadaan pilot dan hal-hal yang berkaitan dengan kejadian yang terjadi pagi ini," ujar Donal.

Dia berharap agar pencarian terhadap para penumpang pesawat ini dapat segera ditemukan.

"Tentu saja ini kejadian yang tidak kita inginkan, dan kita berharap seluruh komponen bisa secara cepat untuk mengkonfirmasi dan memastikan kondisi pesawat dan pilot tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) diduga bakar pesawat milik Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 saat berada di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga.

"Memang benar ada laporan tentang pesawat milik Susi Air yang dibakar KKB di Paro, Kabupaten Nduga," kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri, dilansir Antara, Selasa (7/2).

Dijelaskan bahwa pesawat yang dipiloti Capten Philips M berkebangsaan Selandia Baru membawa lima penumpang, termasuk seorang bayi. Pesawat jenis Pilatus Porter terbang dari Timika pukul 05.33 WIT dan dijadwalkan tiba ke Bandara Moses Kilangin Timika pukul 07.40 WIT.

"Dari pengecekan yang dilakukan dari udara, terlihat pesawat terbakar di ujung lapangan terbang Paro," kata Irjen Pol. Fakhiri.

Ketika ditanya kondisi pilot dan penumpang, Kapolda Papua mengaku belum dapat dipastikan. "Belum diketahui nasib pilot beserta lima penumpang lainnya," kata Kapolda Papua.

Dia menyebutkan nama lima penumpang pesawat milik Susi Air, yaitu Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W.

Rekomendasi