Begini Suasana Kantor Arema FC Usai Penyerangan

Arema FC Official Store menjadi bagian yang paling parah dilempari bebatuan oleh massa. Seluruh kaca yang mengelilingi ruangan sekitar 4X5 tersebut pecah berserakan, begitupun isinya.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Begini Suasana Kantor Arema FC Usai Penyerangan
Suasana Kantor Arema FC. ©2023 Merdeka.com

Kandang Singa atau Kantor Arema FC di Jalan Panjaitan Kota Malang masih dipagari garis polisi pasca-penyerangan Minggu (29/1). Tampak sejumlah pria duduk berjaga di sudut barat bangunan kantor.

Material sampah tersebar di halaman bekas lokasi aksi demo Aremania kemarin, termasuk sisa bekas dibakar. Sampah tersebut dibiarkan tersebar berserakan di beberapa sudut.

Sementara bagian toko merchandise, Arema FC Official Store ditutup rapat dengan triplek. Tidak lagi tampak kaca yang sebelumnya hancur berserakan.

Arema FC Official Store menjadi bagian yang paling parah dilempari bebatuan oleh massa. Seluruh kaca yang mengelilingi ruangan sekitar 4X5 tersebut pecah berserakan, begitupun isinya.

Tulisan papan Arema FC Official Store pun rusak, setelah mendapat lemparan. Cat bekas lemparan pun terlihat menempel pada beberapa bagian tulisan tersebut.

Aksi demonstrasi di depan Kandang Singa atau Kantor Arema FC Jalan Mayjend Panjaitan 42 Kota Malang berakhir ricuh. Aksi massa diwarnai ketegangan, sebelum kemudian terjadi pengerusakan.

Lemparan bebatuan oleh massa membuat Official Store Arema porak-poranda. Ruang bangunan etalase itu pecah dengan kaca berserakan, begitu pun merchandise yang dipajang di dalamnya.

Polresta Malang Kota mengambil langkah penegakan hukum dengan menangkap pelaku aksi anarkis tersebut. Polisi mendalami aktor intelektual di balik aksi penyerangan tersebut.

"Dalam rangka menjaga kondusifitas Kota Malang, Polresta Malang Kota akan melakukan pengamanan di TKP sampai pengusutan terhadap pelaku di nyatakan selesai," kata Iptu Eko Novianto, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Senin (30/1).

Polresta Malang Kota juga telah mengamankan 107 Orang pasca peristiwa penyerangan Kantor Arema FC di Jalan Panjaitan Kota Malang. Mereka yang diamankan diduga berada di lokasi saat peristiwa penyerangan.

"Saat ini terdapat 107 orang yang diamankan diduga berada di TKP saat aksi dan masih dalam pendalaman Polresta Malang Kota," katanya.

Eko menegaskan, jika tidak ditemukan kaitan dan perbuatan melawan hukum, mereka akan dipulangkan pada keluarga. Saat ini mereka tengah menjalani proses pendalaman di Mapolresta Malang Kota.

Rekomendasi