Sedang Asyik Nonton Film, Pria di Bali Tiba-Tiba Ditusuk Tetangga Indekosnya

Seorang pria bernama Veri Marhayudi (37) asal Sumatera Utara (Sumut), menjadi korban penusukan oleh tetangga indekosnya bernama Teguh Jadpresi (30). Peristiwa tersebut terjadi di indekos Jalan Benesari, Banjar Pengabetan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Usai penusukan, pelaku masih buron.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Sedang Asyik Nonton Film, Pria di Bali Tiba-Tiba Ditusuk Tetangga Indekosnya
Ilustrasi pasien Covid-19 di rumah sakit. ©2021 Merdeka.com/liputan6.com

Seorang pria bernama Veri Marhayudi (37) asal Sumatera Utara (Sumut), menjadi korban penusukan oleh tetangga indekosnya bernama Teguh Jadpresi (30). Peristiwa tersebut terjadi di indekos Jalan Benesari, Banjar Pengabetan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Usai penusukan, pelaku masih buron.

Sementara korban mengalami luka robek pada bagian ulu hati. Saat ini dirawat di ruang Rumah Sakit IGD Siloam, Jalan Sunset Road, Kecamatan Kuta.

"Kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian ulu hati," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Rabu (18/1).

Kronologis kejadian bermula pada Senin (16/1) sekitar pukul 00.30 WITA, ketika saksi bernama Fazarianto bersama korban sedang menonton film di handphone. Keduanya berada di dalam kamar indekos. Tiba-tiba datang Teguh Jadpresi sambil berkata "Siapa nama".

Namun belum sempat salaman, pelaku mengambil pisau dari pinggang sebelah kiri, lalu ditusukkan kepada korban dan mengenai ulu hati. Lalu pelaku melarikan diri. Saksi sempat mengejar pelaku namun tidak tertangkap.

"Kemudian saksi atau pelapor kembali ke kamar kos untuk menolong korban yang telah berlumuran darah untuk dibawa ke Rumah Sakit Siloam, atas kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kuta," imbuhnya.

Pelaku diketahui baru dua bulan tinggal di indekos tersebut. Saksi lain menceritakan bahwa selama tinggal, pelaku jarang keluar kamar.

"Pelaku penusukan atau penganiayaan adalah tetangga kos asal Padang, Sumatera Barat, dan saat ini telah kabur dan melarikan diri sesaat setelah kejadian, tanpa memakai baju dan hanya memakai celana. Sementara alat bukti yang digunakan untuk melakukan penganiayaan belum ditemukan," ujarnya.

Rekomendasi