Cuaca ekstrem dan angin kencang melanda Kepulauan Riau sejak beberapa hari terakhir. Saking kencangnya angin bertiup sampai membuat plafon di sejumlah ruangan gedung DPRD Kepulauan Riau ambruk.
Peristiwa itu terjadi pagi tadi pukul 09.30 WIB. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bagian Umum, Humas dan Protokol Sekretariat Dewan Isnaini Bayu Wibowo, menjelaskan ruangan yang plafonnya ambruk bagian lobi dan ruang rapat utama sidang paripurna.
"Kebetulan hari ini tak ada kegiatan di kantor, karena anggota dewan sedang ada agenda di daerah pemilihan masing-masing," katanya di kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (11/1).
Advertisement
Menurutnya, sejak 10 tahun bangunan DPRD Kepri berdiri, baru kali ini ada insiden plafon ambruk. Dia yakin insiden itu murni dipicu angin yang bertiup sangat kencang.
Ia juga belum bisa memastikan kerugian materiil imbas ambruknya plafon kantor DPRD Kepri karena akan dihitung oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Pertanahan (PUPRP) Pemprov Kepri melalui Bidang Cipta Karya.
"Pak Sekdaprov Kepri sudah meminta Dinas PUPR mendata kerusakan plafon ini untuk segera diperbaiki agar jangan sampai mengganggu aktivitas di kantor DPRD," ungkapnya.
Puing-puing plafon ambruk sampai saat ini masih terlihat berserakan di lantai kantor DPRD Kepri. Sejumlah pejabat PUPRP dan anggota DPRD Kepri datang silih berganti memantau kondisi di lapangan setelah insiden plafon ambruk itu terjadi.