Kementerian PUPR Kerahkan Pompa untuk Atasi Banjir di Kota Semarang

Pompa air dikerahkan untuk mengatasi banjir yang terjadi di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pompa tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kementerian PUPR Kerahkan Pompa untuk Atasi Banjir di Kota Semarang
Banjir di Kota Semarang Desember 2022. ©2022 YouTube Liputan6 SCTV/Merdeka.com

Pompa air dikerahkan untuk mengatasi banjir yang terjadi di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pompa tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Hari ini saya datangkan pompa dari (Balai Besar Wilayah Sungai/BBWS) Bengawan Solo, dari Jogja, (BBWS) Serayu-Opak, dari Cimanuk, dan dari DKI Jakarta," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau penanganan banjir di Rumah Pompa Kali Sringin, Kota Semarang, Selasa (3/1). Dikutip dari Antara.

Penyediaan dukungan pompa penyedot air berkapasitas besar diharapkan dapat mempercepat penanganan banjir di Kaligawe, yang mencakup jalur di pantai utara Kota Semarang.

"Paling lambat besok sudah bisa kering jalan itu," beber Basuki.

Dia menjelaskan bahwa penanganan banjir di Kota Semarang dilakukan menggunakan sistem polder, yang mencakup area Semarang Barat, Semarang Tengah, serta Semarang Timur, yang terdiri atas Tenggang dan Sringin.

Basuki menambahkan, sistem polder tersebut semula digunakan untuk mengatasi banjir rob.

"Sekarang rob sudah tertangani, apalagi nanti kalau ada jalan tol dengan tanggul laut. Ini penanganan banjir dari hulu," katanya.

Dia menjelaskan pula bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membantu membangun delapan pintu air di Rumah Pompa Kali Tenggang dan enam pintu air di Rumah Pompa Kali Sringin untuk mengatasi banjir di Semarang.

"Pintu ini dibuka tutup sesuai pasang surut. Nanti, kalau airnya pasang pintu ditutup. Kalau ada pintunya, begitu pasang kita tutup, kalau surut baru kita buka sehingga air bisa mengalir," pungkasnya.

Rekomendasi