Hati-Hati Pencari Kerja: Diimingi Jadi Pegawai Hotel Ibu Kota Malah Dijadikan PSK

Niat hati ingin bekerja di ibu kota, FMA (21), malah dipaksa melayani nafsu bejat pria hidung belang di apartemen. FMA, wanita asal Bengkulu, menjadi korban perdagangan orang di Jakarta.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Hati-Hati Pencari Kerja: Diimingi Jadi Pegawai Hotel Ibu Kota Malah Dijadikan PSK
Ilustrasi borgol. shutterstock

Niat hati ingin bekerja di ibu kota, FMA (21), malah dipaksa melayani nafsu bejat pria hidung belang di apartemen. FMA, wanita asal Bengkulu, menjadi korban perdagangan orang di Jakarta.

Satreskrim Polres Metro Jakpus membongkar jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di salah satu apartemen kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Empat orang pelaku ditangkap. Perannya berbeda-beda. Mulai dari perekrut calon korban sampai joki atau muncikari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menerangkan, kawanan pelaku menggunakan modus berpura-pura menawarkan pekerjaan via media sosial Facebook. Ternyata, para wanita-wanita dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

"Modus lama mengiming-imingi seseorang untuk bekerja, sampai sini diinapkan di salah satu tempat. Terus kemudian diminta melayani tamu. Sehingga terjerumus lebih dalam," kata Komarudin kepada wartawan, Senin (2/1).

Korban FMA saat itu, ditawari oleh para pelaku untuk bekerja di hotel. Komarudin menambahkan, korban malah dieksploitasi secara seksual.

"Kemudian dijemput menggunakan Travel menuju lokasi untuk kerja yang dijanjikan pelaku ternyata tidak sesuai janjinya," ujar dia.

Komarudin menjelaskan, polisi telah menangkap empat orang pelaku. Salah satunya di Karawaci, Tangerang pada Rabu 14 Desember 2022.

Mereka adalah RD dan SPW sebagai orang yang merekrut pekerja. Sementara PJ dan RA sebagai joki.

"Kita masih lakukan pengembangan jaringannya, apakah ada sempalan-sempalan atau pun jaringan yang tersebar di jakpus ini pun masih kita dalami," ujar dia.

Terkait hal ini, Komarudin mengimbau kepada masyarakat khususnya pencari kerja lebih berhati-hati lagi dalam menerima lowongan pekerjaan.

"Pastikan betul sekiranya kalau ada tawaran bekerja dari siapapun orang yang tidak dikenal. Sasaran mereka rata-rata ABG dan dari luar daerah lah ya yang memang membutuhkan kerja terus mereka masuk ke kehidupan ibu kota, tentunya dengan iming iming gitu," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi