Fenomena Tripeldemik, Ini Cara Mencegahnya

Tripeldemik merupakan kondisi peningkatan kasus dari tiga penyakit yang menyerang paru dan saluran napas.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Fenomena Tripeldemik, Ini Cara Mencegahnya
Sampel vaksin kolera di kota Aleppo, Suriah. ©AFP

Sejumlah negara di dunia memasuki musim dingin. Sementara Indonesia, pada beberapa wilayah sudah memasuki puncak musim hujan.

Di tengah musim dingin dan hujan, masalah kesehatan akibat tripeldemik kerap kali muncul. Tripeldemik merupakan kondisi peningkatan kasus dari tiga penyakit yang menyerang paru dan saluran napas.

Tiga penyakit tersebut adalah, pertama Covid-19. Kedua, Flu. Ketiga, infeksi akibat RSV (Respiratory Syncytial Virus).

"Peningkatan kasus ini dapat mengakibatkan peningkatan jumlah pasien di rumah sakit dan IGD-nya," kata Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, Senin (26/12).

Menurut Tjandra, tripeldemik bisa dicegah. Pencegahannya bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan).

Cara pencegahan lainnya dengan vaksin. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara mengatakan, saat ini sudah ada vaksin Covid-19 dan Flu. Namun, untuk penyakit infeksi akibat RSV belum memiliki vaksin.

Karena itu, pencegahan terhadap infeksi akibat RSV hanya bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan obat palivizumab.

"Ini adalah suatu bentuk terapi antibodi untuk mencegah bayi dan anak mendapat infeksi berat akibat RSV dan harus dirawat di rumah sakit," jelas mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini.

Tjandra menyebut, infeksi akibat RSV biasanya terjadi pada anak-anak. Namun, orang dewasa juga bisa terinfeksi penyakit tersebut, hanya saja umumnya bergejala ringan.

Data Centers for Disease Control and Prevention CDC Amerika Serikat menunjukkan kaum dewasa yang dirawat di rumah sakit karena RSV tahun ini 10 kali lebih banyak dari tahun lalu.

CDC merupakan penanggung jawab utama pengedalian penyakit di Amerika Serikat dan juga di berbagai negara lain, seperti China CDC, Thailand CDC, dan European CDC.

"Saya pernah mengusulkan agar juga dibentuk ASEAN CDC, apalagi sekarang Indonesia memegang Keketuaan ASEAN dan dapat berinisiatif memimpin pendiriannya," ucapnya.

Rekomendasi