Budayawan Betawi sekaligus politisi, Ridwan Saidi akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, hari ini. Ridwan Saidi mengembuskan napas terakhirnya di RSPI Bintaro, Tangerang Selatan pukul 08.35 WIB.
"Bakda Ashar akan djmakamkan rencananya di Karet Bivak," kata anggota DPR fraksi Gerindra Ahmad Muzani kepada awak media, Minggu (25/12).
Ahmad Muzani baru saja berkunjung ke rumah duka. Dia mengatakan, Ridwan Saidi merupakan saksi hidup perjalanan bangsa Indonesia.
"Seorang yang menjadi saksi dari setiap peristiwa sejarah, almarhum H Ridwan Saidi bin Abdul Rahman. Beliau adalah ensiklopedia hidup yang bisa menceritakan setiap episode sejarah bangsa Indonesia, dan hari ini beliau telah wafat di usia 80 tahun," ucapnya.
Ahmad Muzani mengaku telah mengenal Ridwan Saidi sejak tahun 1990. Ridwan Saidi merupakan orang yang banyak menghabiskan waktu di bidang kebudayaan dan kesenian. Bahkan, sang budayawan itu mampu membahas agama dari berbagai sisi.
"Sehingga saya merasa kehilangan beliau," imbuhnya.
Advertisement
Kabar meninggalnya Ridwan Saidi diungkapkan pertama kali oleh politisi Partai Gerindra Fadli Zon lewat akun Twitternya.
"Selamat jalan Bang Ridwan Saidi … Innalillahi wainnailaihi raajiun. Kabar dari putra-putri beliau Bang Ridwan Saidi telah wafat pagi ini jam 08.35 WIB di RSPI Bintaro. Insya Allah husnul khotimah. Bang RS seorang teman diskusi yang luar biasa, wawasan dan pengalamannya luas. Al Fatihah," tulis Fadli.
Menurutnya, Ridwan Saidi adalah politisi kawakan, pemikir, penulis, sastrawan, dan budayawan. Fadli mengenalnya lebih dari 30 tahun lalu.
"Saya kenal lebih dari 30 tahun lalu. Ribuan koleksi buku kuno dan seratusan piringan hitamnya sudah terintegrasi di @FadliZonLibrary sejak 2009. Merasa kehilangan tokoh hebat ini," ucap Fadli.