Rebutan Penumpang, Tukang Ojek Pengkolan di Prabumulih Bunuh Rekannya

Keduanya pun terlibat cekcok mulut dan berujung dengan penusukan pisau oleh pelaku ke pinggang, dada, dan hidung hingga korban tewas di tempat.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Rebutan Penumpang, Tukang Ojek Pengkolan di Prabumulih Bunuh Rekannya
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Gara-gara rebutan penumpang MA (55) nekat membunuh teman sesama tukang ojek, SN (50). Pelaku diamankan polisi beberapa jam kemudian usai kejadian.

Peristiwa itu bermula saat korban menunggu penumpang di pangkalan ojek di Prabumulih, Sumatera Selatan, Minggu (18/12). Lalu datang seorang penumpang yang mestinya giliran diantar korban tetapi direbut pelaku.

Hal itu membuat korban kesal lalu mengikuti pelaku dari belakang. Merasa tak senang, pelaku mengambil pisau dari rumahnya.

Keduanya pun terlibat cekcok mulut dan berujung dengan penusukan pisau oleh pelaku ke pinggang, dada, dan hidung hingga korban tewas di tempat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengungkapkan, tersangka ditangkap dalam pelariannya di Rambang Kapak, Prabumulih, tadi malam. Polisi mengamankan sebilah pisau dan sepeda motor milik tersangka.

"Tersangka sedang diproses penyidik Satreskrim Polres Prabumulih," ungkap Supriadi, Senin (19/12).

Tersangka mengaku tak terima korban tak terima penumpangnya diserobot. Apalagi korban sengaja membuntutinya yang ia anggap mengancam jiwanya.

"Motifnya karena penyerobotan penumpang oleh tersangka," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup penjara.

Pasal itu dikenakan karena dianggap penyidik telah direncanakan dengan mengambil pisau dari rumah.

"Tindakannya sudah masuk dalam kategori pembunuhan berencana," katanya.

Rekomendasi