Cerita Pasien Kritis di Aceh Tamiang Dievakuasi Pakai Perahu Karet Akibat Banjir

Mereka tak bisa dibawa pakai mobil ambulans lantaran banjir membuat jalan putus dan terendam.

Alfath Asmunda
Oleh Alfath Asmunda - Reporter
Cerita Pasien Kritis di Aceh Tamiang Dievakuasi Pakai Perahu Karet Akibat Banjir
Pasien Kritis di Aceh Tamiang Dievakuasi Pakai Perahu Karet. Istimewa

Empat warga yang sedang dirawat di UPTD Puskesmas Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, dievakuasi pakai perahu karet karena harus dirujuk ke rumah sakit kabupaten. Mereka tak bisa dibawa pakai mobil ambulans lantaran banjir membuat jalan putus dan terendam.

Keempat pasien rujukan ini antara lain Robby Ilham Pratama (19), Lisnawati (50), Evendi Majra (52) dan Ibnu (12). Satu di antaranya dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri saat dievakuasi.

"Satu pasien kondisinya kritis dievakuasi menggunakan perahu karet lewat jalur Sungai Tamiang menuju RSUD Aceh Tamiang," kata Kapolsek Tamiang Hulu Ipda Rudiono, Jumat (4/11).

Dia mengatakan awalnya keempat pasien itu dibawa pakai mobil ambulans dan mobil patroli milik Polsek setempat. Namun pasien terpaksa dibawa pakai perahu karet sebab jalan di Kecamatan Kejuruan Muda putus.

Akses Jalan Terputus

Rudiono menuturkan, keempat pasien UPTD puskesmas Tamiang Tamiang Hulu itu saat ini sudah sampai di RSUD Aceh Tamiang untuk memperoleh penanganan medis. Dia mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk tak segan menghubungi polisi yang ada di setiap desa maupun Polsek terdekat.

"Kami siap 24 jam membantu," ujar dia.

Banjir di Aceh Tamiang kali ini berdampak terhadap seluruh kecamatan di kabupaten itu. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, hingga Jumat (4/11) sore, jumlah kepala keluarga yang mengungsi makin bertambah, sekitar 7 ribu lebih.

Jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan pun dilaporkan masih lumpuh total. Kendaraan pengangkut logistik, penumpang, dan pribadi dari arah Banda Aceh atau sebaliknya, tertahan di Kecamatan Seumadam.

Rekomendasi