Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Festival Tani untuk menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-767. Festival digelar selama dua hari yakni 2-3 Desember 2022 di Sport Park Alun-alun Lumajang.
Festival Tani banyak menampilkan beragam hasil bumi para petani Lumajang. Mulai dari lomba komoditas pisang, pameran kopi, sego kelor hingga bazar produk-produk hasil pertanian. Selain itu, ada juga kampanye Gerakan Gemar Minum Susu, Makan Daging dan Telur serta Pameran Produk Pertanian.
Paling menarik dalam festival ini yakni adanya perlombaan pada komoditas pisang. Sejumlah jenis pisang yang dilombakan yakni Pisang Agung Semeru, Pisang Mas Kirana dan Pisang Pasak Kresek.
Terlihat ribuan pisang berjejer dan digantang sesuai nomor urut untuk dilakukan penilaian. Beragam pisang yang dikonteskan ini dinilai dari segi warna, bentuk hingga berat masing-masing jenis pisang.
Usman, salah satu pemenang mengaku pisang miliknya menjadi juara pertama untuk kategori jenis Pisang Pasak Kresek. Pisang 1 tundun miliknya itu memiliki berat di atas rata-rata pada jenisnya.
"Tadi ini punya saya menang dengan berat mencapai 37,15 kilogram. Yang mana rata-rata biasanya 28-30 kilogram beratnya," katanya pada Sabtu, (3/12) malam.
Selain menjadi pemenang, pisang juara itu juga otomatis memiliki nilai jual yang tinggi. "Ini tadi ada yang nawar Rp500 Ribu, kalau harga pasarannya Rp300 ribu," ujarnya.
Adanya, festival tersebut tentu menjadi momen unik terutama bagi para pelaku pertanian dalam rangka memeriahkan Harjalu.
Advertisement
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan adanya festival pisang itu juga dalam rangka mengenalkan Pisang Pasak Kresek. Sebab, selama ini Lumajang masih identik dengan penghasil Pisang Agung dan Mas Kirana.
"Lumajang bukan hanya memiliki pisang agung dan pisang mas kirana yang sudah menjadi unggulan, pisang pasak kresek ini juga jadi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan para petani," jelas Thoriq.
Cak Thoriq juga menjelaskan, bahwa pisang pasak kresek memiliki beberapa keunggulan, jenis pisang ini diungkapkan petani di Ranuyoso memiliki ketahanan terhadap virus.
Tidak hanya itu, pisang yang bercita rasa manis dan lembut ini juga memiliki harga yang bagus di pasaran.