Wamen ATR Targetkan Seluruh Pesantren Miliki Sertifikat Tanah

KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyerahan sertifikat tersebut. Bagi pesantren, sertifikat tanah memiliki makna yang besar untuk penyelenggaraan pendidikan.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Wamen ATR Targetkan Seluruh Pesantren Miliki Sertifikat Tanah
Raja Juli Antoni di Pondok Pesantren Tebuireng. ©2022 Merdeka.com

Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni ingin tanah pesantren aman dari penyerobotan pihak-pihak tak bertanggungjawab, termasuk praktik mafia tanah. Pesan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Kedatangan Toni ke Pesantren Tebuireng langsung disambut oleh pimpinan pesantren KH Abdul Hakim Mahfudz. Dia menyampaikan maksud kedatangannya untuk bersilaturahmi sekaligus mewakili Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto untuk menyerahkan sertifikat tanah.

“Pak kiai, negara berkomitmen mendukung pesantren. Karena itu, saya datang ke sini untuk menyerahkan 10 sertifikat tanah milik Yayasan KH Hasyim Asy’ari,” katanya kepada pimpinan pondok dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/10).

KH Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyerahan sertifikat tersebut. Bagi pesantren, sertifikat tanah memiliki makna yang besar untuk penyelenggaraan pendidikan.

“Sebelumnya atas nama pesantren saya sampai rasa syukur atas kunjungan ini. Tentu kami senang apabila negara memiliki perhatian terhadap pesantren,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Toni juga menyampaikan pesan jika masih ada tanah yang belum memiliki sertifikat untuk segera didaftarkan ke kantor BPN setempat.

“Ini Ketua BPN Kabupaten Jombang. Ada dari pihak Kanwil BPN Jatim juga. Beliau siap membantu pendaftaran pesantren Tebuireng” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah saat ini mempercepat pengurusan sertifikat. Pemerintah juga menyiapkan anggaran dari APBN untuk mengurusnya.

"Artinya tidak dipungut biaya dari kantor BPN. Sekali lagi ini untuk menyelesaikan banyak hal yang berkaitan dengan sengketa lahan," terangnya.

Dalam akhir kunjungan, Toni mengunjungi komplek makam Pesantren Tebuireng. Di komplek itu bersemayam Pendiri Ponpes Tebuireng KH Hasyim Asy’ari, Menteri Agama RI pertama yang juga ayah Makam Alm. Gusdur, KH Wahid Hasyim dan adik kandung Gusdur, Gus Solah.

Rekomendasi